Matatelinga.com, Dampak eksekusi mati yang dilakukan Arab Saudi pada Sabtu 2 Januari semakin meluas. Setelah hubungan diplomatik dengan Iran putus sebagai buntut eksekusi terhadap ulama Syiah Syeikh Nimr al Nimr, kini kelompok militan ISIS turut mengancam Arab Saudi.
Eksekusi dilakukan terhadap 47 orang atas tuduhan terlibat tindakan terorisme. Sebanyak 43 orang dituding terlibat aktivitas Al Qaeda. Akibat ke-43 orang itulah ISIS mengancam akan menghancurkan penjara Arab Saudi.
Seperti dilaporkan Reuters dan dilansir dari laman okezone.com, Rabu (6/1/2016), sebuah artikel online menunjukkan target serangan ISIS adalah Penjara Al Ha’ir dan Tarfiya. Di sana banyak anggota Al Qaeda dan ISIS ditahan. Pada Juli 2015, seorang militan ISIS melakukan bom bunuh diri di pos jaga dekat Penjara Tarfiya.
(Fit)