Kamis, 28 Mei 2026 WIB
Natal

Jangan Rayakan Natal di Brunei !!! Ini Alasannya !!

Admin - Selasa, 22 Desember 2015 15:25 WIB
Jangan Rayakan Natal di Brunei !!! Ini Alasannya !!
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Penguasa super kaya Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah telah mengeluarkan aturan baru tentang larangan perayaan Natal bagi warga negaranya dengan ancaman penjara lima tahun.

Mengutip Dailymail, dikutip waspadaonline dan dikutip okezone.com, Selasa (22/12/2015) Hassanal Bolkiah, telah melarang perayaan publik Natal.

Kementerian Agama Brunei Darussalam menyatakan hukuman penjara bagi yang merayakan Natal. Termasuk bagi Muslim yang ikut merayakan, diancam penjara selama lima tahun dan hukuman penjara lebih lama bagi non-Muslim.

Disebut, non-Muslim hanya boleh merayakan Natal di kalangan komunitas mereka secara rahasia, tanpa menggemborkan kepada umat Muslim. Umat Nasarani di Brunei juga dilarang mamasang pohon Natal, menyanyikan lagu religi Natal, dan mengirimkan salam Natal.

Sekitar 20 persen dari penduduk Brunei adalah non-Muslim, termasuk Buddha dan komunitas Kristen.

‘Langkah-langkah penegakan ini dimaksudkan untuk mengontrol tindakan merayakan Natal secara berlebihan dan terbuka, yang bisa merusak aqidah (keyakinan) dari komunitas Muslim, “kata Kementerian Agama dalam sebuah pernyataan.

Bangsa Borneo kecil melarang menyebarkan agama selain Islam untuk seorang Muslim, dan melanggar ini adalah pelanggaran hukum pidana.

Kegiatan lain yang dilarang termasuk memasang pohon Natal, menyanyikan lagu-lagu religius dan mengirim salam Natal seperti dilnsir Borneo Bulletin.

“Beberapa mungkin berpikir bahwa itu adalah masalah sembrono dan tidak boleh dibawa sebagai masalah,” para imam yang seperti dikutip dalam Buletin.

Beberapa warga Burnei, bagaimanapun, mempertaruhkan penjara untuk merayakan Natal dan meng-upload gambar ke media sosial sebagai bagian dari kampanye #MyFreedom merayakan kebebasan beragama.



(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru