Minggu, 12 Juli 2026 WIB
ISIS

ISIS Siksa Kaum Yazidi Karena Dianggap Kafir

Admin - Kamis, 17 Desember 2015 13:01 WIB
ISIS Siksa Kaum Yazidi Karena Dianggap Kafir
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Kaum Yazidi hidup penuh penderitaan di wilayah kekuasaan kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah. Mereka terutama banyak bertempat tinggal di Mosul. ISIS menyiksa mereka karena kelompok etnoreligius ini dianggap penyembah setan dan kafir.

Sedikitnya 7.000 orang Yazidi, kebanyakan dari mereka anak-anak dan perempuan, disiksa, dijadikan budak, diperkosa berulang kali, bahkan dibakar hidup-hidup serta dikurung di penjara sempit yang berada di bawah tanah di tengah-tengah gurun pasir. Anak-anak lelaki Yazidi dilatih ISIS untuk menjadi pelaku bom bunuh diri.

Ketua Organisasi Internasional untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Yazidi, Mirza Ismail, di hadapan peserta Kongres Komisi Parlemen HAM Internasional menyampaikan secara detail kekejaman mengerikan yang menimpa kaum Yazidi di Irak akibat ulah ISIS tersebut.

“Karena kami bukan Muslim, dan karena kami memilih jalan kedamaian, kami dibakar hidup-hidup,” kata Ismail pada seminggu lalu, sebagaimana dikutip dari Christian Today dan dilansir laman okezone.com, Kamis (17/12/2015).

Berdasarkan banyaknya jumlah kaum Yazidi yang dibantai ISIS, Ismail menilai kejahatan perang yang dilakukan kelompok militan itu selayaknya dianggap sebagai pelanggaran HAM berat berupa genosida.

“Banyak korban yang saya temui di utara Irak mengungkap banyaknya perempuan dan anak perempuan yang melarikan dari ISIS. Lebih dari 7.000 orang diculik, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Beberapa dari mereka bahkan harus menyaksikan anak-anak berusia tujuh sampai sembilan tahun mati kehabisan darah tepat di depan mata kepala mereka, setelah diperkosa oleh militan ISIS berkali-kali dalam sehari," ujar aktivis kemanusiaan itu berapi-api.



(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru