Matatelinga.com, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin menyatakan, negaranya tidak akan menggulingkan Assad. Negeri Beruang Merah itu lebih senang menyerahkan keputusan soal Assad kepada masyarakat Suriah.
Turunnya Assad dari takhta presiden disebut koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) sebagai satu-satunya jalan keluar bagi konflik Suriah. Namun, Rusia sebagai sekutu Suriah lebih ingin proses damai dan demokrasi sebagai solusi. Mereka ingin agar rakyat Suriah dilibatkan dalam menentukan nasib negerinya sendiri.
“Kami tak akan menggulingkan Assad seperti halnya keinginan koalisi AS. Itu merupakan hak rakyat Suriah untuk menentukan nasib negerinya sendiri. Tugas kami hanya membantu mereka memberantas kelompok militan,” ujar Galuzin saat ditemui wartawan di kediamannya di Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2015).
“Kalau mereka memang ingin Assad turun, silakan. Namun, sekali lagi kami tak akan meminta Assad turun,” lanjut pria berkacamata itu. Dilansir laman okezone.com
Galuzin sempat menyebut pertemuan di Wina, Austria pada 30 Oktober 2015, sebagai awal untuk mengakhiri konflik di Suriah lewat jalan damai. Dia juga membantah kalau apa yang dilakukan negaranya di Suriah adalah untuk menunjukkan kekuatan militer. Operasi Rusia disebutnya murni karena sekutunya tersebut meminta bantuan secara resmi.
(Fit)