Matatelinga.com, Seorang Wali Kota Lahoma, negara bagian Oklahoma memohon maaf atas kelakuan suaminya. Cary Sharp diketahui merayakan Halloween bersama teman-temannya dengan meniru ritual Ku Klax Klan (KKK).
Cary bersama beberapa temannya mengenakan jubah putih khas kelompok rasis tersebut sambil membawa salib besar. Sekelompok orang tersebut kemudian membuat api unggun dan membakar salib. Persis seperti apa yang dilakukan Ku Klax Klan puluhan tahun lalu.
Polisi yang mendapat laporan dari warga langsung terjun ke lokasi. Cary Sharp dan teman-temannya diminta mematikan api unggun dan melepas jubah mereka.
“Saya mohon maaf. Saya tidak membenarkan aksi tersebut terlepas siapa pun yang melakukannya termasuk suami saya sendiri. Ini bukanlah sesuatu yang bagus buat masyarakat AS,” ujar Wali Kota Lahoma, Theresa Sharp, seperti dilaporkan Telegraph dan dikutip laman okezone.com, Selasa (3/11/2015).
“Kami hanya duduk sambil minum-minum di sekitar api unggun. Tiba-tiba terlintas pikiran untuk meniru KKK. Kami pikir akan sangat seru. Ternyata tidak. Saya malu. Saya juga telah membuat malu keluarga dan teman-teman saya. Secara pribadi saya memohon maaf,” ujar Cary Sharp.
KKK terkenal sebagai kelompok rasis karena menjadikan orang-orang kulit hitam sebagai target pembunuhan. Tidak hanya kulit hitam, tetapi juga orang-orang Yahudi, Asia, dan penganut Katolik Roma juga dijadikan target. Tujuan dari KKK adalah untuk menegakkan supremasi kulit putih Amerika Serikat (AS).
(Fit)