Jumat, 25 September 2026 WIB

Puluhan Orang di Hongkong Terjangkit Wabah Infeksi Paru - Paru Misterius

Redaksi - Sabtu, 11 Januari 2020 07:45 WIB
Puluhan Orang di Hongkong Terjangkit Wabah  Infeksi Paru - Paru Misterius
Mtc/Ist
Imbauan KJRI Hong Kong terkait virus pheumonia
MATATELINGA, Hongkong:   Penyakit wabah pneumonia atau infeksi paru-paru misterius yang telah menginfeksi puluhan orang di pusat kota Wuhan, sehingga pihak berwenang China melakukan penyelidikan.





Pejabat berwenang China menyebutkan 44 orang telah terinfeksi virus, 11 di antaranya dianggap parah.

Konsulat Jenderal Indonesia mengeluarkan imbauan kepada warga negara Indonesia di Hong Kong yang ingin bepergian keluar demi pencegahan.

KJRI di Hong Kong mengimbau agar WNI menghindari sentuhan terhadap binatang liar/buruan (termasuk babi, rusa, unggas, dan binatang liar lain) dan kotoran binatang. Menghindari kunjungan ke pasar basah, pasar unggas ataupun peternakan unggas.

Wabah tersebut membuat Singapura dan Hong Kong memperketat masuknya wisatawan yang berasal dai Wuhan.





Konsulat juga meminta WNI di Hong Kong menghindari kontak fisik dengan pasien, terutama yang mengidap infeksi paru-paru akut. Menghindari kunjungan ke tempat-tempat yang menyajikan daging binatang liar/buruan dan jangan mengonsumsi daging binatang liar/buruan.

"Jika merasa tidak sehat ketika berada di luar Hongkong, khususnya jika menderita demam dan atau batuk, kenakan masker dan informasikan staf hotel, pendamping perjalanan atau pihak terkait lain, serta segera mencari bantuan medis," bunyi imbauan KJRI Hong Kong melansir laman resminya, Jumat (10/10/2020).

Setibanya di Hong Kong, WNI harus hubungi dokter jika menderita demam ataupun gejala lain dan menceritakan riwayat perjalanan, serta kenakan masker guna mencegah penyebaran penyakit.

“Mencuci tangan dengan sabun dan air, serta menggosoknya paling tidak 20 detik sebeum dibilas dan dikeringkan dengan kertas tisu atau alat pengering,” lanjut imbauan tersebut.

KJRI Hong Kong juga membuka layanan melalui saluran telepon 9155 4023 atau KJRI Hongkong, ata WhatsApp 6773 0466, 5294 4184.

Komisi Kesehatan Wuhan mengatakan pada Jumat 3 Desember bahwa pihaknya sedang menyelidiki penyebab wabah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, mereka mengesampingkan sejumlah sumber infeksi, termasuk influenza, flu burung dan penyakit pernapasan umum, tetapi tidak menyebutkan Sars.
Editor
:
Sumber
: Okz
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru