Minggu, 26 April 2026 WIB

Bahan Material Interior Mobil Memiliki Zat Berbahaya, Masa Iya...?

Redaksi - Rabu, 02 Januari 2019 14:00 WIB
Bahan Material Interior Mobil Memiliki Zat Berbahaya, Masa Iya...?
google
Ilustrasi
MATATELINGA, Seoul: Penggunaan material interior mobil dirancang menggunakan banyak jenis bahan dasar mulai plastik dengan campuran. Ternyata material tersebut dinilai berbahaya karena bisa menghasilkan Formaldehyde dan toluene.



Pengujian standar keamanan interior dari bahaya udara yang bisa tercampur dari material tersebut, belum banyak dilakukan. Bahkan tak banyak konsumen yang mengetahui adanya zat berbahaya tersebut.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan transportasi Korea Selatan, justru sangat memperhatikan hal tersebut. Bahkan untuk memberi keamanan bagi warganya, seluruh mobil yang diproduksi Hyundai harus menjalani serangkaian tes keamanan dari 7 elemen berbahaya penggunaan material pada interiornya. Demikian seperti dikutip dari Yunhap, Rabu (2/1/2019).

Kementerian mengatakan tes itu bertujuan untuk melindungi pengemudi dari elemen berbahaya yang dapat dipancarkan dari bahan dan perekat yang digunakan untuk membuat kendaraan.



Mulai tahun depan, pemerintah berencana untuk melakukan tes yang lebih ketat pada mobil dan meningkatkan jumlah zat yang diuji dari tujuh menjadi delapan dengan memasukkan asetaldehida.

"Untuk membantu orang Korea Selatan mengendarai mobil baru dengan menyenangkan dan aman, kami akan terus mengelola kualitas udara mereka," kata kementerian itu.

Mobil-mobil yang memenuhi persyaratan adalah G70, Santa Fe dan Veloster dari Hyundai Motor Co. K3, K9, dan Stonic milik Kia Motors Corp. Renault Samsung QM6; dan GM Korea, Malibu.

(Mtc/Okz)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru