Kamis, 16 Juli 2026 WIB

AS Perintahkan Staf Nonesensial Tinggalkan Shanghai China

Redaksi - Kamis, 14 April 2022 07:05 WIB
AS Perintahkan Staf Nonesensial Tinggalkan Shanghai China
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Washington - Karena lonjakan kasus virus corona (Covid-19) dan langkah-langkah China dalam mengendalikan virus tersebut. Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) memerintahkan staf nonesensial di kantor konsulat untuk meninggalkan Shanghai, China.


Praktik Shanghai yang paling kontroversial adalah memisahkan anak-anak yang positif Covid-19 dari orang tua mereka. Pihak berwenang sejak itu membuat beberapa konsesi.

Baca Juga:Jadi Tuan Rumah Acara Puncak W20, Danau Toba Bakal Dikunjungi Tokoh Dunia dari Anne Hathaway Hingga Melinda Gates

Departemen Luar Negeri, yang pekan lalu mengatakan telah menyampaikan keprihatinannya tentang kebijakan Covid-19 China dengan para pejabat China, mengutip risiko orang tua dan anak-anak dipisahkan dalam pengumuman hari Senin.

Pada akhir pekan lalu, Kementerian Luar Negeri mengumumkan, personel nonesensial dapat secara sukarela pergi meninggalkan konsulat. Tidak jelas mengapa kepergian para pekerja itu kini menjadi wajib. Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (14/04/2022).


Pendekatan tanpa toleransi China terhadap Covid-19, yang menetapkan karantina pusat bagi siapa pun yang dites positif bahkan tanpa gejala, semakin diperketat oleh varian Omicron yang sangat menular, meskipun kurang mematikan.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru