Minggu, 26 April 2026 WIB

Beberapa Pekan Setelah Diisukan Meninggal, Pemimpin Korea ini Menghilang Lagi

Redaksi - Kamis, 02 Juli 2020 21:00 WIB
Beberapa Pekan Setelah Diisukan Meninggal, Pemimpin Korea ini Menghilang Lagi
Hand Over
Kim Jong-un
MATATELINGA, Seoul: Kim Jong-un terakhir kali terlihat di acara publik pada Minggu, 7 Juni saat ambil bagian dalam pertemuan Biro Politik ke-13 Komite Sentral ke-7 Partai Buruh Korea. Foto-foto yang diambil dari acara itu dirilis oleh Korea Utara meski tidak mungkin dikonfirmasi diambil pada hari itu seperti yang diklaim.


Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un kembali menghilang dan tidak terlihat di depan publik dalam tiga pekan terakhir, memunculkan kembali isu seputar kondisi kesehatannya, seperti dilansir Mirror.

Ini adalah kedua kalinya Kim Jong-un menghilang dari pandangan publik dalam waktu yang lama sepanjang 2020. Sebelumnya pada April, dia menghilang selama hampir sebulan dan sempat diberitakan meninggal dunia sebelum kembali muncul.

Pria yang diperkirakan berusia 36 tahun itu dilaporkan memiliki gaya hidup yang tidak sehat dan disebut menghilang untuk memulihkan diri pasca menjalani operasi jantung, meski dugaan itu telah dibantah oleh Korea Utara.

Absennya Kim Jong-un kali ini terjadi di tengah ketegangan antara Korea Utara dan tetangganya di Selatan. Kedua Korea memperingati 70 tahun pecahnya Perang Korea pada 25 Juni dan sampai saat ini secara teknis masih berada dalam keadaan berperang karena tidak adanya perjanjian damai yang tercapai.


Selama ketegangan itu, Kim Yo Jong, adik Kim Jong-un yang berperan sebagai penasihatnya lebih banyak tampil menyerukan ancaman kepada Selatan, semakin menguatkan dugaan akan posisinya yang dipersiapkan sebagai pengganti sang kakak.

Namun, Duta Besar Rusia untuk Korea Utara, Alexander Matsegora menepis spekulasi mengenai Kim Yo Jong.

"Sama sekali tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa dia sedang dilatih" untuk mengambil alih kepemimpinan, kata Matsegora.

"Tidak ada yang berani menyebut diri mereka nomor dua di negara ini (Korea Utara)," sebutnya.
Editor
:
Sumber
: Okz
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru