Senin, 27 April 2026 WIB

Apa Yang Menyebabkan Rupiah Begitu Perkasa?

Redaksi - Senin, 27 Januari 2020 08:00 WIB
Apa Yang Menyebabkan Rupiah Begitu Perkasa?
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta:  Data Bloomberg menunjukkan, rupiah spot ditutup di level Rp 13.583 per dollar AS, naik 57 poin atau menguat 0,41% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 13.639 per dollar AS pada Jumat (24/1/2020).  Otot rupiah tampak kekar di sepanjang pekan lalu.





Jika diakumulasikan, dalam sepekan, rupiah sudah menguat 0,45%. Sementara untuk sepanjang 2020 ini, mata uang Garuda sudah melesat 2,08% dan menjadi mata uang paling perkasa di Asia.

Apa yang menyebabkan rupiah begitu perkasa?

Head of Economic & Research UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja mengatakan, penguatan rupiah ini masih dipengaruhi oleh foreign inflows alias aliran dana asing yang masuk ke Indonesia.

"Penguatan ini tak terlepas dari banyak dana asing yang mengalir deras masuk ke Indonesia melalui pembelian obligasi dan Surat Utang Negara (SUN)," kata dia kepada Kontan.co.id, Jumat (24/1).





Asal tahu saja, yield SUN tenor 10 tahun yakni FR0082 kembali turun dan kini telah berada di level 6,585%. Ini juga menjadi rekor yield SUN acuan 10 tahun, paling tidak dalam setahun belakangan.

Sehingga tak mengherankan pembeliannya semakin meningkat. Asal tahu saja, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, kepemilikan asing di Surat Berharga Negara sudah mencapai Rp 1.087,14 triliun hingga Rabu (22/1) lalu. Artinya aliran dana asing yang masuk ke pasar obligasi sepanjang 2019 hingga Rabu lalu mencapai Rp 25,28 triliun.

Sebagai catatan, terakhir kali rupiah berada di bawah level Rp 13.600 terjadi hampir dua tahun silam. Tepatnya pada 19 Februari 2018, saat itu rupiah berada di level Rp 13.560 per dolar AS.
Editor
:
Sumber
: ktn
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru