Rabu, 30 September 2026 WIB

Harga Bawang Kembali Naik

- Selasa, 16 Oktober 2018 16:30 WIB
Harga Bawang Kembali Naik
mtc/net
Sejumlah harga kebutuhan pokok khususnya bawang mengalami kenaikan harga. Harga bawang merah setelah sempat dijual di kisaran Rp 15 ribu per kg, saat ini harganya mulai naik di level 20 ribu per kg. Sementara itu, harga bawang putih yang juga sebelumnya
MATATELINGA, Medan : Sejumlah harga kebutuhan pokok khususnya bawang mengalami kenaikan harga. Harga bawang merah setelah sempat dijual di kisaran Rp 15 ribu per kg, saat ini harganya mulai naik di level 20 ribu per kg. Sementara itu, harga bawang putih yang juga sebelumnya sempat turun di kisaran Rp 17 ribu per kg. 


Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin mengungkapkan meskipun naik, harga bawang ini terbilang masih lebih murah dibandingkan dengan harga normalnya. Sebelumnya penurunan harga bawang merah sempat memicu aksi protes petani yang dirugikan dengan penurunan harga bawang tersebut. "Sementara itu, cabai merah dan cabai rawit mengalami kenaikan dan mendekati Rp 50 ribu per kg," tuturnya, Selasa (16/10).


Di tingkat pedagang pengecer, jelas Gunawan, harga cabai merah sudah barang pasti di atas Rp 50 ribu. Karena di tingkat pedagang di pasar tradisional, harga cabai sudah menyentuh Rp 47 ribu per kg sejauh ini. Kenaikan harga cabai dan bawang sejauh ini akan memberikan kontribusi besar terhadap laju tekanan inflasi di wilayah Sumut .

Harga beras juga mengalami kenaikan. Harga beras medium dan premium naik sekitar Rp 500 per kg nya. Kenaikan sejumlah harga BBM non subsidi sebelumnya, diyakini tidak menjadi pemicu memburuknya harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat. Volatilitas pada harga bawang yang sempat turun kemarin lebih dikarenakan sisi persediaan yang melimpah di tanah air.


Ditambah lagi, lanjutnya jika mengacu kepada cuaca yang kurang bersahabat belakangan ini masih menjadi faktor kuat mahalnya harga cabai. Tidak ada pengaruh yang signifikan atau serius terkait dengan pelemahan rupiah atau kenaikan harga BBM non subsidi terhadap harga pangan. "Perubahan harga yang terjadi masih bersifat alamiah serta masih mengacu kepada demand and supply biasa, meskipun dipengaruhi oleh cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi," tandasnya. (mtc/amel)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru