Harga Emas Antam Masih Stabil di Level Rp1.006.000 Per Gram
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stabil pada Minggu (27/9/2020).
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stabil pada Minggu (27/9/2020).
Harga emas mencapai penurunan mingguan paling tajam dalam enam pekan terakhir. Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu penyebab pelemahan harga logam mulia ini.
Perbaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) makin menekan kurs rupiah. Rupiah melemah dalam beberapa hari terakhir kendati pada perdagangan hari ini, Jumat (25/9) berhasil ditutup menguat.
Mahasiswa peserta program XL Future Leaders (XLFL) saat ini tengah merampungkan belasan proyek Internet of Thing (IoT). Ada 18 proyek IoT yang semuanya telah memiliki prototipe dan masuki tahap uji coba lapangan.
Pada perdagangan Sabtu (26/9/2020) harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun di pasar spot.
Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dioperasikan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif pada tahun 2020. Kunjungan kapal di KTMT sampai dengan Agustus 2020 mencapai 169 ca
Perdagangan terakhir pekan ini rupiah belum mampu menutup pelemahan yang terjadi tiga hari sebelumnya. Jumat (25/9/2020), kurs rupiah spot menguat 0,12% ke level Rp 14.873 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pada perdagangan Jumat, (25/9/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau. IHSG ditutup menguat 2,13% ke level 4.945,79 kemarin.
Dalam sepekan, harga emas merosot 4,48% dari posisi US$ 1.950,86 per ons troi di akhir pekan lalu.
Pada perdagangan Jumat (25/9/2020) sore harga emas spot menguat 0,28% ke level US$ 1.873,38 per ons troi di pasar spot.