Harga Minyak Mentah Turun Tersengat Virus Corona
Perdagangan Senin (7/12), pukul 08.30 WIB, harga minyak mentah berjangka jenis Brent untuk kontrak pengiriman Februari 2021 turun 16 sen atau 0,3 jadi US 49,09 per barel.
Perdagangan Senin (7/12), pukul 08.30 WIB, harga minyak mentah berjangka jenis Brent untuk kontrak pengiriman Februari 2021 turun 16 sen atau 0,3 jadi US 49,09 per barel.
Awal perdagangan hari ini. Senin (7/12) pukul 9.06 WIBIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 64 poin atau 1,11 ke 5.874.
Pagi ini di perdagangan Senin (7/12) harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun tipis di pasar spot.
Bantuan Presiden (Banpres) Produktif telah tersalur ke 11 juta dari 12 juta usaha mikro, disampaikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki.
Pelaku pasar mulai percaya diri masuk ke aset berisiko sehingga kurs rupiah berpotensi menguat. Data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menjadi sentimen positif pada pemulihan ekonomi Paman Sam.
Harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 960.000. Harga emas Antam ini sama dengan harga Sabtu (5/12/2020) yang berada di level Rp 960.000 per gram
Pada perdagangan akhir pekan ini, Harga minyak mentah berjangka kembali menguat di mana sentimen utama bagi harga minyak datang dari meningkatnya
Dalam sepekan, IHSG masih menguat 0,47 di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada hari terakhir perdagangan pekan ini.
Berdasarkan catatan analis pasar di mana IHSG melemah 12,46 poin atau 0,21 ke level 5.810,48 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski begitu jika melihat sepekan terakhir IHSG masih menguat 0,47.
Secara fundamental rupiah berpotensi menguat saat nilai tukar dolar AS masih dalam tren melemah. Penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pekan ini cenderung terbatas.