Jumat, 17 Juli 2026 WIB
BSM

PT. BSM Untuk Siasat Turunkan Biaya yang Bermasalah

Admin - Selasa, 14 Juni 2016 23:31 WIB
PT. BSM Untuk Siasat Turunkan Biaya yang Bermasalah
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatat pembiayaan bermasalah kotor (non performing financing/NPF gross) per Mei sebesar 6,23 persen. Padahal, akhir tahun lalu, perseroan berhasil membukukan NPF gross lebih rendah yakni sebesar 6,06 persen.

Direktur Utama BSM, Agus Sudiarto mengatakan, peningkatan NPF gross tersebut diakuinya karena sepanjang tahun berjalan ada sedikit tekanan yang didapat oleh perseroan. Meski demikian, angka NPF gross masih bisa dikendalikan.Dilansir dari laman okezone.com

"Tapi yang masih ingin kita jaga adalah NPF nett. NPF gross kita masih bagus 6,2 persen. Sehingga kita masih bisa usahakan lebih rendah," ujarnya di kantornya, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Guna mengantisipasi semakin naiknya NPF gross di sepanjang periode yang cukup menantang ini, pihaknya tengah berupaya untuk terus menjaga portofolio pembiayaan yang sudah ada. "Memang sekarang kita terus terang terakhir untuk jaga di segmen bisnis banking," jelasnya.

Kemudian di beberapa sektor komersial, ada beberapa jenis pembiayaan yang saat sedang melesu seiring melesunya harga yang ada di dunia. Seperti misalnya di sektor minyak dan gas, serta batu bara.

Meski demikian, dia menjelaskan, sektor-sektor lain masih bisa dijaga. Bahkan, sektor consumer banking yang menjadi bagian sektor ritel, saat ini angka NPF masih terjaga di kisaran di bawah 3,5 persen.

"Sektor consumer mikro kita punya NPF baik. Di bawah 3,5 persen yakni 3,4 persen. Tumbuh agresif tapi kualitas bisa kita jaga," pungkasnya.


(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru