Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Minyak Dunia

Harga Minyak Dunia Melonjak !!!

Admin - Selasa, 12 April 2016 08:33 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak !!!
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Harga minyak dunia terdorong lebih tinggi lagi pada Senin (Selasa pagi WIB) menjelang pertemuan produsen-produsen minyak utama untuk membahas pembatasan produksi yang banyak ditunggu pada pekan depan di Qatar.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik 64 sen menjadi berakhir di USD40,36 per barel di New York Mercantile Exchange.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, bertambah 89 sen menjadi menetap pada USD42,83 per barel di perdagangan London.

Keuntungan menambah kenaikan lebih dari enam persen pada Jumat lalu, setelah data menunjukkan penurunan stok dan produksi yang lebih lemah di AS. Dikutip dari laman okezone.com

Bart Melek dari TD Securities mengatakan bahwa fokus tetap pertemuan produsen-produsen utama pada 17 April di Doha yang bisa menghasilkan perjanjian untuk membatasi produksi guna menopang harga minyak mentah.

Tapi Tim Evans, analis Citi Futures, mengatakan laporan produksi yang tinggi di Rusia dan Irak adalah sinyal mengkhawatirkan untuk pasar yang kelebihan pasokan. Demikian pula berita bahwa Kuwait berencana untuk meningkatkan produksinya segera setelah akhir 2016.

"Produsen-produsen ini mungkin hanya mendapatkan peningkatan terakhir mereka ke pasar menjelang pembekuan, tapi rasanya tidak konsisten dengan semangat pembatasan produksi dan menimbulkan keraguan mengenai kemungkinan sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati," kata Evans.

Nawal al-Fezaia, Gubernur OPEC Kuwait, mengatakan pada Selasa lalu bahwa negara-negara penghasil minyak utama dapat mencapai kesepakatan atas pembatasan produksi, sekalipun Iran tidak bergabung dengan langkah tersebut.

Namun, bank investasi Goldman Sachs memperingatkan pada Senin bahwa pertemuan pada Minggu itu bisa gagal memperketat pasar yang sangat kelebihan pasokan, demikian AFP.



(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru