Senin, 13 Juli 2026 WIB
Inflasi

Diprediksi Angka Inflasi Daerah Rendah Hingga Mei 2016

Admin - Minggu, 13 Maret 2016 13:41 WIB
Diprediksi Angka Inflasi Daerah Rendah Hingga Mei 2016
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu memperediksi angka inflasi daerah tersebut tetap rendah sampai Mei 2016.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Aden Gultom di Bengkulu, Minggu, mengatakan prediksi tersebut mengingat sejumlah kebutuhan pokok masyarakat mengalami penurunan dari awal 2016.

"Jika tidak ada gejolak pasar kita yakin Bengkulu masih deflasi," kata dia, Minggu (13/3/2016).

Aden memperkirakan, Bengkulu mengalami deflasi karena pada Januari dan Februari 2016, inflasi daerah menunjukkan angka yang cukup baik. Seperti dilansir dari laman okezone.com

"Pada Februari, bahkan kita mengalami deflasi. Kalau pun inflasi, tidak akan melonjak drastis pada Maret -Mei 2016," ucap aden.

Januari 2016, Provinsi Bengkulu mengalami inflasi bulanan sebesar 0,67 persen (mtm). Angka inflasi menurun pada Februari, bahkan Bengkulu mengalami deflasi minus 0,25 (mtm).

Inflasi bulanan daerah menurut dia diperkirakan baru akan meningkat sekitar Juni 2016. Peningkatan tersebut diprediksi cukup signifikan mengingat konsumsi masyarakat sangat tinggi pada bulan tersebut.

Pada Juni 2016, umat muslim sedang melaksanakan ibadah puasa. Konsumsi kebutuhan primer, sekunder serta tersier meningkat pada saat itu.

Walaupun bulan puasa, kebutuhan pokok yang dikonsumsi masyarakat kata Aden, bukannya menurun malah menjadi meningkat. Tidak hanya makanan pokok saja, peningkatan juga terjadi pada makanan kuliner.

Bukan konsumsi makanan saja, kebutuhan sekunder, seperti pakaian maupun perangkat digital seperti ponsel juga ikut meningkat. Sektor sekunder diprediksi akan memacu angka inflasi.

Sektor tersier, seperti kendaraan baru maupun perhiasan juga ikut menyumbang inflasi. Prediksi peningkatan akibat sektor tersier, diperkirakan menjelang lebarang Idul Fitri.

"Libur sekolah dan tahun ajaran baru juga akan mempengaruhi inflasi," katanya.



(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru