Kamis, 16 Juli 2026 WIB
Devisa

Cadangan Devisa Indonesia Kembali Menurun

Admin - Sabtu, 09 Mei 2015 11:47 WIB
Cadangan Devisa Indonesia Kembali Menurun
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Cadangan devisa Indonesia kembali mengalami penurunan per April 2015. Awalnya, cadangan devisa Indonesia sebesar USD111,6 miliar, kini menjadi USD110,9 miliar.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan, penurunan cadangan devisa tersebut disebabkan oleh intervensi BI. Hal tersebut dilakukan guna menjaga volatilitas nilai tukar Rupiah.

"Artinya memang itu pasti karena untuk menjaga volatilitas. Tapi secara umum, nilai tukar Indonesia sampai tadi pagi depresiasinya kira-kira enam persen year-to-date (ytd). Yang kelihatan depresiasinya besar year-to-date adalah Turki dan Brasil itu kira-kira 13 persen," katanya saat ditemui di Gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta.

Dia melanjutkan, para pelaku pasar juga terpengaruh dengan adanya kondisi yang terjadi di global. Seperti, terjadinya proses negosiasi negara Yunani, serta adanya suatu pernyataan dari Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen.

"Juga ada statement Janet Yellen yang mengatakan harga-harga saham di Amerika sudah kemahalan," jelas dia.

Faktor-faktor tersebut, menurut Agus, menyebabkan mata uang emerging market mengalami pelemahan, sehingga juga berimbas pada cadangan devisa negara.

"Dan ini secara umum kelihatan bahwa currency emerging market ada pelemahan. Jadi kalau tadi cadangan devisa kita kira-kira USD110 miliar itu ada sedikit penurunan dibandingkan bulan yang lalu," pungkasnya. Demikian dikutip laman okezone.com, Sabtu (9/5/2015)

 

(Fit)

 

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru