Kamis, 22 Oktober 2026 WIB
ABK RI

Sebut ABK RI Tidak Kompeten, Menteri Susi Geram !!!

Admin - Sabtu, 14 Maret 2015 10:40 WIB
Sebut ABK RI Tidak Kompeten, Menteri Susi Geram !!!
google
Menteri Susi
JAKARTA - Matatelinga, Menteri Kelautan dan perikanan mengaku geram setelah membaca salah satu media asing yang berisi pernyataan Walikota General Santos, Filipina, Ronnel Rivera. Dalam pernyataannya, sang Wali Kota menyebut nelayan Indonesia tidak berkompeten dalam hal menjadi awak kapalnya.

"Coba kalau kamu baca, dibilang orang Indonesia enggak bisa mancing, enggak bisa jadi kapten kapal. Kan merendahkan sekali," kata Susi dengan nada tinggi di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Jumat (13/3/2015) kemarin.

Susi mengaku geram dengan pernyataan tersebut, pasalnya perusahaan tangkap ikan asal Filipina sudah melakukan penangkapan di Sulawesi selama 15 tahun. Namun dalam waktu selama itu, pihak Filipina tidak berkontribusi dengan mendidik nelayan Sulawesi.

"15 tahun tidak ajarkan mereka, ya tidak bisa-bisa mereka. Ada di sana tapi enggak ajarin orang setempat, kan salah. Terus yang salah kita? Merekalah," tutur dia.

Susi mengatakan, tetap akan melarang kapal Filipina menangkap ikan di perairan Indonesia jika tidak menuruti peraturan tersebut. "Terserah dia mau jalan sukur, tidak ya tidak apa-apa. Yang penting ikan enggak boleh lari ke General Santos," tegas Susi.

Seperti diketahui, Susi meminta seluruh perusahaan yang melakukan aktivitas tangkap di Indonesia secara legal, harus 100 persen bernahkodakan nelayan Indonesia. Namun hal itu ternyata ditanggapi oleh Ronnel dengan nada miring.

Berikut penuturan Ronnel yang diberitakan media asiancorrespondent.com, "They (Indonesians) really need Filipino fisherman because they are not yet ready."

Dalam artikel yang sama, Marketing Head San Andreas Fishing Industry (SAFI) Dexter Tan juga menyatakan hal yang serupa. Dirinya menyebut tidak bisa mempercayakan kapalnya kepada awak Indonesia sepenuhnya untuk melakukan penangkapan ikan. Dia menilai, nelayan Indonesia tidak mempunyai kemampuan dan pengalaman yang cukup untuk menjadi kapten kapal. Demikian dilansir laman okezone.com, Sabtu (14/3/2015)

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru