Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Waspada Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

Admin - Jumat, 29 Mei 2026 17:45 WIB
Waspada Penipuan, BRI BO Panyabungan Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online
Matatelinga/Istimewa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Panyabungan menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tidak pernah dilakukan melalui penawaran online

MATATELINGA - Mandailing Natal : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Panyabungan menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tidak pernah dilakukan melalui penawaran online menggunakan tautan tidak resmi maupun media sosial.

Perseroan memastikan, setiap proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui petugas resmi BRI dan diproses melalui kantor layanan resmi BRI.

Branch Manager BRI BO Panyabungan, Benny Susanto, menyampaikan bahwa maraknya penawaran KUR melalui pesan singkat, tautan digital, hingga akun media sosial merupakan modus penipuan yang menyalahgunakan nama BRI.

Baca Juga:
"BRI tidak pernah menawarkan ataupun memproses pengajuan KUR secara online melalui tautan tidak resmi, akun pribadi, maupun pihak yang tidak memiliki keterkaitan dengan BRI. Seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi BRI dan diproses langsung oleh petugas resmi BRI," ujar Benny Susanto, Jumat (29/5/2026).

Ia menambahkan, masyarakat dapat mengakses layanan pengajuan KUR melalui Branch Office, Sub Branch Office, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, maupun tenaga pemasar resmi BRI yang tersebar di seluruh wilayah kerja Branch Office Panyabungan.

BRI juga menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. Karena itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya terhadap penawaran yang menjanjikan pencairan cepat dengan syarat yang tidak wajar.

Selain itu, BRI mengingatkan masyarakat agar tidak pernah memberikan data pribadi maupun data perbankan yang bersifat rahasia, seperti PIN, kata sandi (password), kode OTP, maupun data pribadi lainnya kepada pihak mana pun.

Baca Juga:
"Setiap permintaan data rahasia nasabah dapat dipastikan merupakan indikasi penipuan. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BRI," tambah Benny Susanto.

BRI mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi hanya melalui kanal resmi perusahaan, seperti website resmi BRI, media sosial resmi BRI, maupun Contact BRI 1500017.

"Sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keamanan layanan perbankan, BRI terus memperkuat edukasi literasi keuangan dan kewaspadaan masyarakat, sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menindaklanjuti berbagai modus penipuan yang menyalahgunakan nama perusahaan-perusahaan," pungkas Benny Susanto.

Baca Juga:

Editor
: James Pardede
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan
Lapas Kelas I Medan Lakukan Pemotongan Hewan Kurban, 250 Paket Daging Dibagikan kepada Masyarakat
Wujud Kebersamaan dan Kepedulian, Rutan Kelas I Medan Gelar Salat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban
Forum Jurnalis Medan Sembelih 4 Hewan Kurban, Merawat Kebersamaan dan Pererat Tali Silaturahmi
Perluas Akses Investasi Reksa Dana, Eastspring dan Webull Indonesia Jalin Kemitraan Strategis
Kapolres Simalungun Sholat Idul Adha Bersama Forkopimda, Wujud Nyata Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
 
Komentar
 
Berita Terbaru