Matatelinga - New York,
Indeks
S&P 500 mulai menuai untung setelah naik kembali diatas harga
rata-rata 50 hari terakhir. Indeks tersebut mencatat kerugian mingguan
1,4 persen. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial average (DJI)
naik 167,35 poin atau 0,99 persen ke 17.113,15, indeks S&P 500 (SPX)
melaju 16,86 poin atau 0,86 persen ke 1.982,85, dan. Indeks Nasdaq
Composite (IXIC) naik 45,54 poin atau 1,02 persen ke 4.512,19.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup rebound setelah
indeks S&P 500 berhasil menguat kembali diatas level amannya. Namun
kenaikan tersebut belum cukup untuk mengimbangi penurunan terburuk yang
terjadi di minggu sebelumnya.
Seperti dilansir Reuters, Jumat
(27/9/2014), 10 sektor primer yang berada di indeks S&P 500 ditutup
menguat hari ini. Sektor energi SPNY tercatat yang menguat paling tinggi
dengan kenaikan 1,3 persen setelah kenaikan pada harga minyak CLc1
sebanyak 1 persen.
Penguatan terjadi setelah keluarnya laporan
data ekonomi AS kuartal kedua masuk tingkat tercepat sejak tiga bulan
terakhir di 2011. Pasar ekuitas melihat langkah besar akhir-akhir ini
termasuk terjadi aksi jual terbesar dalam indeks S&P 500 sejak Juli.
S&P mencatat kenaikan 14,6 poin.
"Ini sangat menarik,
terutama melihat kenaikan yang sangat cepat, tapi ini menunjukkan
bagaimana pasar, terutama setelah terjadi volatile," kata chief
investment officer Fiduary Trust Co Michael Mullaney.
(Mt/Okz)