Matatelinga - Jakarta,
The conference Board mencatat bahwa tingkat keyakinan konsumen
di AS meningkat lebih dari yang diharapkan, atau tertinggi sejak 2007.
Manufaktur juga mencatat kenaikan terbesar pada Juli.
Selain itu,
spekulasi yang berkembang bahwa Bank Sentral Eropa mempersiapkan
program pembelian aset besar-besaran untuk melemahkan euro dan mencoba
memulai pertumbuhan euro menjadi sentimrn tambahan pergerakan emas.
Harga emas turun di akhir pekan karena ekonomi Amerika Serikat (AS)
kuartal kedua ini tumbuh makin cepat. Selain itu stimulus dari Bank
Sentral Eropa semakin menyeret daya tarik logam karena mereka lebih
tertarik dengan dolar.
Seperti dilansir Reuters, Sabtu
(27/9/2014), meski demikian harga emas masih berada di level USD1.282,20
per ounce setelah melonjak sekira 1 persen pada perdagangan sebelumnya.
Sementara
itu, logam lainnya seperti spot silver harus turun 0,10 persen ke
USD19,39 per ounce, spot platinum naik 3,50 persen ke USD1415,50 per
ounce, spot palladium naik 23,7 persen ke USD881,97 per ounce.
(Mt/OKz)