Rabu, 23 September 2026 WIB

KAMMI Sumut Minta Kejaksaan Usut Pembelian Medan Club Rp457 miliar

- Jumat, 08 November 2024 16:28 WIB
KAMMI Sumut Minta Kejaksaan Usut Pembelian Medan Club Rp457 miliar
Matatelinga.com
Aksi KAMMI.
MATATELINGA, Medan: Puluhan massa yang mengatasnamakan Pengurus Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumatera Utara (KAMMI Sumut) meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) untuk mengusut pembelian Medan Club senilai Rp457 miliar.


“Kami meminta agar Kejati Sumut melakukan pemeriksaan dan mengusut tuntas pembelian Medan Club yang dilakukan oleh mantan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi,” ujar Koordinator Aksi Irwandi Sembiring di depan Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution Medan, Jumat (8/11/2024).

Dia menambahkan, pihaknya melihat adanya dugaan pelanggaran peraturan terkait pembelian Medan Club oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) senilai Rp457 miliar dengan menggunakan APBD Tahun 2022 sebesar Rp300 miliar dan sisanya Rp157 miliar lebih pada APBD Tahun 2023.


[br]

“Sementara, pembelian Medan Club tidak masuk dalam RPJMD Sumatera Utara. Maka berangkat dari hal itu, kita meminta agar Kejati Sumut segera memeriksa pihak terkait mengenai pembelian Medan Club,” tambah Irwandi.

Para demonstran juga meminta kepada Kejati Sumut untuk memanggil dan memeriksa pihak-pihak pemerintah Pemprovsu dalam pembelian Medan Club yang sudah meresahkan masyarakat.

“Kami meminta agar Kepala Kejati (Kajati) Sumut segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan yang transparan agar masyarakat dapat mengawasi proses tersebut. Apabila ada ditemukan adanya pelanggaran hukum, kita meminta agar Kejati Sumut segera melakukan proses hukum,” lanjutnya.

Menanggapi tuntutan dari KAMMI Sumut, perwakilan Kejati Sumut dari Bidang Intelijen bernama Monang yang menemui massa menyarankan agar segera membuat laporan resmi secara langsung supaya bisa segera diproses.

"Baik ya kawan-kawan. Kita dari perwakilan Kejati Sumut akan menanggapi tuntutan dari kawan-kawan mahasiswa. Terkait tuntutan kawan-kawan, bisa langsung membuat laporan resmi agar bisa kita proses," tandasnya. (Reza)
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru