Sabtu, 11 Juli 2026 WIB

Demo di DPRD Sumut, GMNI Medan Protes Intimidasi Polisi

- Kamis, 26 September 2019 14:56 WIB
Demo di DPRD Sumut, GMNI Medan Protes Intimidasi Polisi
Mtc/ist
Puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan berunjuk rasa di depan DPRD Sumut, Kamis (26/9/2019). Mereka protes terhadap intimidasi yang dilakukan aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa ricuh pada Selasa (24/9) kemarin
MATATELINGA, Medan: Puluhan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan berunjuk rasa di depan DPRD Sumut, Kamis (26/9/2019).  Mereka protes terhadap intimidasi yang dilakukan aparat kepolisian saat aksi unjuk rasa ricuh pada Selasa (24/9) kemarin.

[adx]



Bentuk intimidasi itu adalah saat GMNI tengah melakukan diskusi di dalam sekretariatnya di Jalan Kejaksaan. Sekitar 300 meter dari pusat kericuhan di DPRD Sumut.  Bentrokan meluas. Sehingga massa mahasiswa masuk ke sekretariat GMNI untuk mencari perlindungan. Saat itu GMNI memang tidak ikut dalam aksi penolakan sejumlah Undang-undang berpolemik itu m. 

"Penyerangan itu sangat menyakiti hati kami. Padahal harusnya mereka mengayomi kami. Mereka represif. Sampai menembakkan gas air mata ke arah sekretariat. Kemudian ada pelemparan batu," ungkap Ketua GMNI Cabang Medan Samuel Oktavianus Gurusinga.

Seorang kader GMNI sempat ditangkap polisi. Namun mereka berhasil membebaskannya saat itu juga. 

"Kami meminta polisi mengklarifikasi dan melakukan permintaan maaf," ungkap Samuel. 


[adx]




Mereka mengutuk keras tindakan intimidasi yang dilakukan oknum kepolisian itu. Mereka pun menggelar unjuk rasa ke Polrestabes Medan untuk meminta klarifikasi Kapolres.

Selain itu mereka juga menyuarakan soal penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) Pertanahan. (mtc/fae)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru