MATATELINGA, Asahan: Tim gabungan dari BPBD Asahan dan warga akhirnya menemukan jasad Harianto Aruan alias Ranto, pemancing yang dinyatakan hilang karena hanyut di Sungai Aek Silau, Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara sejak Minggu (8/9) kemarin . Jasad warga Dusun I, Desa Tomuan Holbung itu ditemukan tak jauh dari titik jatuh, Rabu (11/9) siang kemarin.
[adx]
Plt Kepala BPBD Asahan, John Hardi Nasution mengungkapkan, korban pertama kali ditemukan warga, pada Rabu siang, kira-kira pukul 13.00 Wib.
"Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung, dan sudah meninggal dunia," kata John, Kamis (12/9).
Lokasi penemuan korban, hanya berjalan 10 meter ke arah hilir, dari lokasi awal korban memancing. Dia diduga terpeleset dan tak bisa menyelamatkan diri saat memancing di sungai itu.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mulai rusak dan mengembung. Hal itu terjadi karena jasad korban terendam cukup lama di dalam sungai. Petugas gabungan BPBD dan tim BNPP Pos Tanjungbalai kesulitan mencari jasad korban karena medan yang cukup terjal, berbatu dan arus sungai yang deras. Pencarian sejak hari Minggu kemarin tak membuahkan hasil karena diduga jasad korban tenggelam hingga ke dasar.
Setelah berhasil ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Bandar Pasir Mandoge, sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (mtc/fae)