Sabtu, 18 Juli 2026 WIB

Gubsu Minta Warga Sumut Doakan Penumpang MH 370

Admin - Kamis, 13 Maret 2014 21:37 WIB
Gubsu Minta Warga Sumut Doakan Penumpang  MH 370
Matatelinga - Medan, Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho MSI menerima kunjungan kerja (Kunker) Dubes Malaysia Dato Sri  Zahrain Mohamed Hashim  beserta rombongan di Rumah Dinas Gubsu Jalan Sudirman No.41 Medan, Kamis (13/3).  

Gubsu yang didampingi Asisten Pemprovsu Hasban Ritonga dan Kadis Kominfo Provsu Jumsadi Damanik serta beberapa staf menyampaikan rasa belasungkawa atas tragedi pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH 370 yang hilang sejak Sabtu, 8 Maret lalu dan hingga kini masih misterius.

"Kami atas nama pribadi dan pemerintah Provinsi Sumut ikut berduka atas tragedi pesawat Malaysia Airlines yang sampai sekarang belum ketahuan nasibnya," ujar Gubsu saat pertemuan berlangsung.

Apalagi, lanjut Gubsu, dari 7 penumpang pesawat yang berwarganegara Indonesia ada 3 warga Provinsi Sumut.

Untuk itu, Gubsu mengajak semua warga Sumut terus berdoa agar pesawat yang hilang dapat segera diketemukan.

"Kita ikut berduka dan para keluarga tentu berharap informasi yang valid sejauah mana kepastian tentang pesawat berserta penumpangnya," harap Gubsu.

Dubes Malaysia Dato Sri  Zahrain Mohamed Hashim menjelaskan tragedi pesawat Malaysia sampai saat ini masih misterius. Pihaknya bekerja sama dengan bebeapa negara termasuk Indonesia untuk melakukan pencarian.

"Saya mengukiti laporan dan kita harap segera ada kepastian," katanya.

Sementara, saat ditanya maksud kedatangannya ke Gubsu, Zahrain menyampaikan pertemuan mereka dalam rangka memererat silaturahim antara Malaysia dan Sumut. Khususnya memantapkan hubungan bidang ekonomi, pendidikan dan pariwisata.

Gubsu sangat menyambut baik silaturahim dan jalinan kerjasama dua pihak. Gubsu berharap kerjasama itu mampu mendorong terjadinya peningkatan perekonomian bagi Sumut. 

Kunjungan Dubes Malaysia diakhiri dengan pertukaran cindera mata, dan Gubsu mengulosi Zahrain.

(Adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru