Minggu, 26 April 2026 WIB

Asahan Is Drug-Free Only Thumbs Up

- Jumat, 09 November 2018 21:07 WIB
Asahan Is Drug-Free Only Thumbs Up
Matatelinga
MATATELINGA, Asahan:  Asahan Bebas Narkoba Hanya Isapan Jempol (Asahan Is Drug-Free Only Thumbs Up), ungkapan tersebut senantiasa didengungkan oleh aparat penegak hukum maupun pemerintah setempat merupakan isapan jempol belaka, penemuan dan penggerebekan yang dilakukan oleh Subdenpom I/I-4 Kisaran dan unit intelejen Kodim 0308 Asahan, Rabu (7/11/2018) sekira pukul 15.45 wib di jalan Marah Rusli kelurahan Mutiara Kisaran Timur Asahan, merupakan bukti bahwa Asahan khususnya di wilayah kota Kisaran terdapat bengkel yang digunakan sebagai sarana tempat mengkemas dan pendistribusian barang haram tersebut.



Ketua DPC Granat Kabupaten Asahan Riadi dalam keterangannnya kepada Matatelinga.com, Jum'at (9/11/2018) mengatakan sangat mengapresiasi anggota Subdenpom I/I-4 Kisaran dan unit intelejen Kodim 0208 Asahan yang dapat menemukan salah satu rumah kost yang terdapat perbengkelan didalamnya yang berada di jalan Marah Rusli Kisaran, digunakan sebagai sarana pengemasan dan pendistribusian narkotia jenis sabhu maupun pil extacy sebelum diedarkan ke tengah tengah masyarakat secara umum, ujarnya.

Lebih lanjut Riadi mengatakan penggerebekan tersebut selain mendapatkan barang bukti narkotika maupun pil extacy dalam jumlah yang cukup lumayan banyak, juga terdapat barag bukti buku catatan bandar narkoba yang berisikan daftar penerimaan narkotika dan daftar pendistribusian narkotika serta daftar aliran dana yang dikucurkan kepada sejumlah orang oleh bandar narkoba tersebut.

Riadi juga mengatakan jumlah temuan barang bukti narkoba tersebut untuk sementara dikesampingkan, namun hendaknya Subdempom I/I-4 Kisaran hendaknya bekerja sama dengan pihak aparat penegak hukum yang ahli dalam membongkar kasus seperti itu, terlebih dalam membongkar jejak daftar yang tertulis didalam buku catatan bandar narkotika tersebut, terlebih lagi bandar tersebut sudah diketahui identitasnya, seperti tertinggalnya kartu identitas berupa KTP atas nama "JO" dan kunci kontak mobil yang kerab digunakkan "JO" .



Selain itu Ketua DPC Granat Kabupaten Asahan juga mengatakan dengan penelusuran daftar nama penerima aliran dana serta siapa saja yang menjadi kaki tangan bandar narkoba tersebut nantinya akan terkuak secara nyata, dan Subdenpom I/I-4 Kisaran yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum baik itu dari Polres Asahan maupun dari Polda Sumatera Utara serta BNN akan lebih mudah dalam menangkap bandar yang melarikan diri saat kejadian tersebut, namun bila hal ini tidak dilakukan oleh Subdenpom I/I-4 Kisaran, saya secara pribadi pesimis perkara  ini dapat terungkap dengan tuntas dan  para tersangkanya tidak akan pernah tertangkap meskipun  kasus ini yang telah menjadi perhatian masyarakat secara luas, dan pada akhirnya slogan "Asahan Bebas Narkoba " hanya merupakan isapan jempol belaka, pungkasnya

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru