Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Diduga Stres, Mantan Marinir Sekap Ibunya

Admin - Selasa, 04 Maret 2014 21:14 WIB
Diduga Stres, Mantan Marinir Sekap Ibunya
Matatelinga - Medan, Seorang mantan personil Marinir Junaidi (45) warga Jalan Km 15 Diski, Sunggal Deli Serdang, dilaporkan keluarganya sendiri ke Polsek Sunggal karena diduga melakukan penyekapan terhadap ibu kandungnya sendiri. Belakangan diketahui Junaidi memiliki sakit jiwa.

"Jadi seperti ini, tadi pagi kita mendapat informasi bahwa ada seorang ibu yang disekap oleh anaknya. Dari informasi itu, kita langsung ke lokasi dan mengamankan anaknya tersebut. Benar dia mantan marinir dan saat ini mengalami gangguan jiwa," kata Kapolsek Sunggal Kompol Eko Hartanto, Selasa (4/3/2r014). 

Sambung dia, namun, pihak keluarga menyatakan tidak memperpanjang atau membuat laporan kasus ini dan akan membawa Junaidi untuk berobat akibat mengalami gangguan jiwa.

"Lantaran keluarga tidak mempermasalahkan dan tidak membuat laporan, kita menyarankan kepada keluarga untuk membuat surat pernyataan dikarenakan keluarga memohon bahwa Junaidi akan dibawa berbat ke daerah Bahorok," tandasnya.

Setiba di Mapolsek Sunggal, Junaidi yang diinterogasi di ruangan Reskrim Polsek Sunggal mengaku, bahwa dirinya tidak ada melakukan penyekapan atau penganiayaan terhadap ibunya. "Saya tidak ada melakukan kesalahan seperti penyekapan, kenapa tangan saya diborgol dan dibawa kemari, masalah penyekapan itu tidak ada dan tidak ada saya aniaya. Apalagi penyekapan, selama ini saya kompak dengan ibu saya," akunya kepada petugas.

Sambungnya, kalau luka di lengan ibunya terjadi lantaran dirinya ingin menghilangkan penjaga badan yang berada di tubuh ibunya. "Masalah luka yang di tangan ibu saya, karena saya pegang dan saya elus-elus untuk mengeluarkan susuknya agar lebih mudah meninggalnya ibu saya," ucap dia.

Seorang pihak keluarga saat dijumpai wartawan enggan berkomentar masalah keluarganya. "Saya sampai sekarang enggak suka sama wartawan. Enggak ada mau satupun wartawan yang mau membantu waktu adek saya ini berkasus di Brandan dulu. Dia udah lama udah dikeluarkan dari Marinir, jadi tolong enggak usah diliput, saya juga sudah ngomong sama komandan besar kawan saya," ujar wanita yang mengenakan jilbab coklat dan baju kaos hitam lengan panjang.

Sedangkan seorang petugas Polsek Sunggal mengatakan, bahwa Junaidi mengalami gangguan jiwa. Namun, petugas tersebut enggan berkomentar terkait diamankannya Junaidi.

"Sebenarnya masalah rumah tangga ini. Enggak ada disekap, cuma keluarganya takut terjadi hal yang enggak diinginkan sama mamaknya. Mamaknya pun udah tua, lagian enggak mungkin disekap, rumahnya terbuka pintunya kok," ucap salah seorang petugas Polsek Sunggal. 

(Uut/Adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru