Kamis, 16 Juli 2026 WIB

Diduga Oknum Polisi Nyabu, Kapolda Bila terbukti Akan Ditindak

- Jumat, 24 Agustus 2018 22:50 WIB
Diduga Oknum Polisi Nyabu, Kapolda Bila terbukti  Akan Ditindak
Hand over
MATATELINGA, Medan: Dengan beredar Video medsos diduga Oknum Polisi mengisap narkotika jenis sabu-sabu, Kepala kepolisian Sumatera Utara  Brigjen Pol Agus Andrianto ditemui Wartawan menyebutkan sudah berkordinasi dengan Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto.

"Saya sudah suruh pak Kapolrestabes Medan untuk menindak oknum anggota tersebut,"katanya, Jumat (24/8/2018).



Ia mengaku pihaknya sedang melihat dan menyelidiki informasi apakah yang bersangkutan sebagai pemakai atau turut serta dalam jaringan narkotika.

"Seharusnya oknum polisi tersebut harus berfikir, apakah dia melakukan perbuatan menyimpang atau apakah itu dia membuat berita hoax. Harusnya dia bisa menangkal itu,"kata pria dengan bintang satu dipundaknya ini.



Pada intinya, sambung Agus, pihaknya sudah melakukan penindakan, begitu juga dengan anggota yang menjadi pecandu atau penyalahgunaan narkotika.

"Saya sudah meminta Kapolrestabes untuk melakukan pemeriksaan,"katanya.

Kalau dia hanya menjadi pecandu dan penyalahguna, sambung Agus, maka oknum polisi itu akan dikirim ke rehabilitasi.

"Tapi, kalau memang kita periksa alat komunikasinya ternyata dia masuk dalam jaringan peredaran narkotika, akan kita tindak,"ujar Agus.



Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan pihaknya sudah melakukan penahanan terhadap oknum polisi yang video sabunya beredar di dunia Maya.

Mengenai siapa oknum tersebut, orang nomor satu di Polrestabes Medan ini mengaku yang bersangkutan berinisial HG yang merupakan anggota provost dari Polsek Medan Helvetia.

"Kita tetap akan melihat dan memeriksa yang bersangkutan. Apakah cuma pemakai atau turut gabung dengan jaringan narkotika,"ujar Dadang.

Dikatakan pria dengan melati tiga dipundaknya ini, apabila nantinya ada barang bukti dan benar dia tergabung dalam jaringan narkotika, sudah pasti akan dilakukan pemecatan.

"Tapi itu kan masih kita periksa dan dalami terlebih dahulu. Karena setiap anggota yang terlibat narkotika, pasti kita serius melakukan penindakan,"sebutnya

(Mtc)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru