Minggu, 26 April 2026 WIB

Buronan Polisi Kasus Pembunuhan di Tangkap

Admin - Senin, 10 Februari 2014 13:37 WIB
Buronan Polisi Kasus Pembunuhan di Tangkap
Matatelinga - Medan, Kapolisian Polresta Medan bagian unit  Reskrim Polresta Medan untuk mengungkap kasus pembunuhan Alex Purba (35) warga Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu di kawasan Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang akhirnya membuahkan hasil. Seorang pria yang diketahui bernama Kamin Surbakti (45) warga Pancur Batu berhasil diamankan dari salah satu tempat kawasan Aceh Tenggara beberapa hari yang lalu.
Data yang diterima dari Polresta Medan, Senin (10/2/2014)) siang, 

Penangkapan terhadap tersangka ini dilakukan, setelah sebelumnya petugas Unit Ranmor Polresta Medan menerima laporan dari warga terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polresta Medan. Berbekal laporan tersebut, petugas Unit Ranmor kemudian melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan tersangka. 

Begitu dapat info kalau tersangka berada di kawasan Aceh Tenggara, petugas langsung bergerak ke sana. Dan setelah sebelumnya dilakukan pengintaian, petugas akhirnya berhasil meringkus tersangka. 

Setelah diperiksa, ternyata diketahui kalau tersangka ini merupakan salah seorang pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polsek Pancur Batu dan Polresta Medan terkait kasus pembunuhan terhadap Alex Purba sekitar bulan Juli 2013 lalu. Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka diboyong ke Mapolresta Medan.
Seperti diketahui sebelumnya,Alex Purba (35) warga Jalan Pelita II Desa Tengah, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang tewas dibantai sekelompok pemuda di depan rumah kost-kost an Dusun III Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Sabtu (20/7) tengah malam sekira pukul 23.30 WIB. Saat ditemukan kondisinya sangat mengenaskan, leher, dagu dan sekujur tubuhnya terdapat luka tusukan sebanyak sepuluh liang.

Informasi yang diterima, malam sebelum pembantaian itu korban yang sedang berada di Desa Derek, Kecamatan Sibolangit dihubungi seseorang via HP . Sesaat setelah menerima panggilan telepon tersebut, korban pun meminjam sepeda motor Kepala Desa Derek lalu bergerak menuju ke TKP. 
Korban pergi ke lokasi tempat dirinya dieksekusi hanya seorang diri. Namun, informasi lainnya yang diterima, kalau malam itu korban ditemani salah seorang teman nya. 
Setibanya di TKP, korban disebut-sebut sempat cekcok mulut dengan salah seorang pria yang dikenal korban. Bahkan, perselisihan keduanya pun berlanjut hingga adu fisik.

Pasalnya, dari hasil penyelidikan tim olah TKP Polresta Medan yang terjun ke TKP, tangan korban dalam posisi mengepal yang diduga sempat memukul pelaku. Bahkan, ditemukan sebilah pisau yang patah dan tak berlumuran darah yang diduga milik korban yang juga sempat melakukan perlawanan.
Mungkin karena ada perlawanan, pelaku akhirnya dibantu oleh teman-temannya untuk melumpuhkan si korban. korban pun tak kuasa membalas serangan dari para pelaku, hingga akhirnya korban yang berperawakan kekar ini tersungkur dalam kondisi luka-luka tusukan dan bersimbah darah.

(Uut/Adm)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru