Matatelinga - Jakarta, Sejumlah
massa berbadan tegap dengan rambut cepak dari berbagai elemen itu
memprotes atas langkah Bawaslu yang dianggap "banci" terhadap
pelanggaran yang dilakukan parpol.
Kericuhan terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Lalu lintas pun lumpuh.
Ratusan polisi yang dibekali
tameng dan perlengkapan perlindungan lainnya, pun mencoba untuk memukul
mundur ratusan masa tersebut. Mulai dari melepaskan anjing K-9,
menyemprotkan air dari mobil water canon pun dilakukan.
Ups,
ternyata semua aksi yang dilakukan tersebut sekedar simulasi pengamanan
gelaran Pemilu 2014 yang terlaksana atas kerjasama Bawaslu dengan
jajaran Polda Metro Jaya. Pengunjuk rasa tersebut juga berasal dari
aparat kepolisian.
Simulasi yang seharusnya berlangsung sekira
pukul 07.00 WIB itu, pun mesti mundur, karena Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono melintas di depan Gedung Bawaslu.
Simulasi pun baru
dimulai sekira pukul 09.35 WIB. Informasi yang dihimpun, simulasi
tersebut hanya berlangsung selama 30 hingga 60 menit.
Diimbau
bagi para pengguna jalan yang hendak menuju Jalan Merdeka Timur, agar
menggunakan jalur alternatif melalui Kebon Kancang.
(Okz/adm)