Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Ngeri dan Sadis.., Siswi di Masukkan ke RS Jiwa Ngaku Orangtua

Admin - Minggu, 25 September 2016 11:13 WIB
Ngeri dan Sadis.., Siswi di Masukkan ke RS Jiwa Ngaku Orangtua
Matatelinga.com
Matatelinga.com - Ternyata perasaan sedih yang mendalam, bukan hanya penyekapan danh penyiksaan yang dialami oleh Fely   Siswi Methodis II  pasutri mengaku orang tua kandungnya selama 3 pekan. tetapi, Pasutri ini belum puas dan memasukannya Sisiwi menjanka 17 Dewasa ini ke RS Jiwa Bina Arma.

Untung deritanya segera berakhir setelah sang nenek yang sudah tua pun sempat mencari keberadaan Fely, hingga diketahui kalau Fely berada di Rumah Saki Jiwa (RSJ) Bina Arma.

“Didalam rumah sakit itu dokter sampai terkejut, kenapa aku bisa masuk kedalam rumah sakit. Sampai 3 minggu juga aku didalam rumah sakit itu bang,” jelasnya.

Tepat tiga pekan disana, Fely keluarkan dikarenakan memang tidak mengalami gangguan kejiwaan, Sabtu (24/9/2016) pagi. Hingga dirinya pun digopong seorang warga dengan mengendarai mobil, yang melihatnya lemas tidak berdaya.

“Ada yang bawa aku naik mobil bang, aku gak kenal, karena waktu itu aku pingsan dijalan,” ujarnya.

Sesampainya di Jalan Titip Papan, sang pengendara mobil tersebut menghentikan becak untuk membawa Fely ke Mapolsek Medan Baru.

“Ada tadi yang bawa mobil suruh aku bawa adek (Fely-red) itu ke kantor polisi. Makanya kami kesini,” ucap sang parbetor di hadapan petugas SPKT Mapolsek Medan Baru.

Menutup penjelasannya, Fely masih tidak mengerti mengapa kedua orang itu sampai tega menyiksa dirinya.

“Orang tionghoa juga mereka (pelaku-red) bang, jadi aku gak tau kenapa mereka begitu samaku. Aku gak ada salah tetap disiksa mereka, kepala sama badanku yang sering dianiaya mereka pakai tangan mereka,” pungkasnya.

Kapolsek Medan Baru. kompol Ronni Bonic yang dikonfirmasi mengatakan, masih memeriksa keterangan Fely.”Korban masih dalam pemeriksaan di ruang unit PPA,” akunya.



(Mtc)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru