Matatelinga.com, Sekolah internasional Highscope yang berada di Jl Cempaka Pasar 3 Kel, Titi Rante. Kec Medan Baru. Di gruduk ratusan warga Jl Cempaka. Rabu (10/8/2016).
Kedatangan warga tersebut, guna meminta pihak sekolah jangan lagi memarkirkan mobil maupun sepeda motornya di depan halaman rumah mereka.
" Sekolah Ini gak ada akses membuat parkirkan di belakang sekolah ini. Sudah pernah kami temui pihak sekolah. Tapi lambat laut mereka semakin berkuasa dengan menebang Pohon dan membuat jalanan seperti tempat parkir." Kata Basri selaku warga.
Bukannya hanya menjadi macet dan membuat polusi udara, sekolah internasional ini juga membuat warga tidak bisa keluar dari rumahnya.
" Warga di sini gak bisa keluar dari rumahnya karna mobil mereka parkir di depan rumah warga. Mau itu mobil guru, anak sekolah, ataupun orang tua murid. Parkir di depan rumah warga." Katanya kembali.
Bagi warga Cempaka, makan tebu dan melihat kemacetan di depan rumahnya adalah hal biasa." Yayasan sini pun bukan warga kami. Tapi warga luar, setiap hari kecuali minggu. Kami selalu makan debu." Tegasnya yang diamini seluruh warga Cempaka.
Warga hanya meminta pihak sekolah kembali lagi keluar dan masuk dari depan sekolah
." Ini kan sekolah ini masuk Komplek Citra Garden. Dulu mereka masuk dan keluar di dalam komplek situ. Tapi karna warga komplek yang banyak resah, makanya pihak sekolah masuk keluar dan markirkan Mobil di belakang pas depan rumah warga Cempaka." Ucap Junaidi, salah satu warga Cempaka yang ikut berdemo.
Warga Cempaka juga sudah sempat melakukan RDP dengan DPRD Kota Medan bersama pihak Highscope. Namun tetap pihak sekolah membandel.
" Sekitar 2 Bulan lalu. Kami sudah RDP sebanyak 2 kali dengan Highscope. Dan orang dprd minta jangan parkir di depan rumah warga. Namun tetap saja mereka parkiran dan membuat macet di depan rumah kami." Ucap Junaidi.
Melihat banyaknya massa yang berdemo, Pihak Kepolisian dari Sektor Mapolsek Medan Baru. Datang guna menengahi situasi yang hampir panas.
" Tadi sudah kita antisipasi kejadian yang tidak di inginkan. Kini lokasi sudah aman." Kata Kapolsek Medan Baru. Kompol Ronni Bonic.
Mendengar perkataan polisi, warga pun dengan perlahan mundur. Dari aksi demonya." Kami gak mau apa-apa, kami mau minta mereka kembali parkir dan buat macet di komplek Citra Garden. Kanda sekolah itu masuk di Citra Garden. Jangan lagi parkiran di belakang depan rumah warga. Besok jam 7 pagi kami akan lekukan demo lagi. Si Silvi yang Yayasan, tidak pernah mau berkonsultasi dengan warga, bila pun mau selalu didampingi aparat." Tutup warga Jalan Cempaka.
Terpisah, Pihak Sekolah Highscope hendak ditemui wartawan, tak seorang pun memberikan keterangannya. Pihak sekolah langsung menutup rapat gerbang sekolahnya.
(Mtc)