Rabu, 15 Juli 2026 WIB
Tangan Diborgol

Warga Lampung di Sekap Dibalilk Pohon

Admin - Kamis, 23 April 2015 20:44 WIB
Warga Lampung di Sekap Dibalilk Pohon
google
ilustrasi
Matatelinga.com, Dengan tangan tergari, Gusman ,23, warga Sri Gunting asal Lampung, datang ke Polsek Sunggal. Kepada polisi dia mengaku korban penculikan yang dilakukan 2 orang pria, salah satunya adalah teman korban bernama, Aman alias Borong ,25, warga Jalan Asam Kumbang.

Belum dikatahui pasti motifnya, namun pria yang diketahui bekerja sebagai pengantar barang grosir ini mengaku bahwa dia disekap di Jalan Setia Budi,  titi bobrok tepatnya dibalik pohon besar, Rabu (22/4/2015) malam, sekira pukul 23.00 WIB.

Diceritakan Gusman, penculikan yang dilakukan Aman alias Borong dan satu orang temannya dikarnakan temannya Ari ,27, yang merupakan satu kampungnya telah melakukan penipuan kepada pelaku dengan menggadaikan sebuah mobil Toyata Avanza.

Namun, mobil yang digadaikan temannya Ari, ternyata bukan miliknya sendiri melainkan milik orang lain. "Rencananya mereka mau menculik teman aku Ari. Teman aku itu menggadaikan mobil Avanza kepala pelaku. Ternyata mobil itu bukan punya teman aku. Terus mobil yang digadaikan Ari sema pelaku ditarik sama pemiliknya," ucap Gusman saat berada di Polsek Sunggal.

Kepada petugas, sekira pukul 23.00 WIB, kedua pelaku dengan mengendarai mobil datang ke kosnya di Jalan Sri Gunting, selanjutnya, pelaku membawa korban ke arah Jalan Setia Budi. Di dalam mobil, salah satu pelaku langsung memborgol kedua tangannya.

Sesampainya di Jalan Setia Budi, Titi Bobrok, pelaku mengikatkan korban dibalik pohon besar dengan kondisi tangan diborgol. Usai mengikat korban, kedua pelaku langsung meninggalkan korban sendirian. Beruntung, korban berhasil selamat setelah dia berteriak minta tolong.

Teriakan korban langsung disambut warga, melihat kondisi korban warga langsung melepaskan ikatan tali korban, sayang, warga tak bisa membuka borgol yang melingkar dikedua pergelangan tangan korban. Malam itu juga, akhirnya korban bersama warga langsung mendatangi Polsek Sunggal untuk melaporkan kejadian yang baru dialaminya. "Ari itu teman sekampung aku. Dia sekerang tinggal di Aceh. Aku baru 1 tahun tingga di Medan," Terang Gusman.
 
Usai mendengarkan keterangan dari korban, petugas Reskrim Polsek Sunggal langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Sebelumnya, petugas Reskrim Polsek Sunggal akhirnya berhasil membuka borgol yang melingkar ditangan korban.
 
Karena tidak adanya luka-luka yang terjadi ditubuhnya, korban pun tidak membuat laporan. “Kita arahkan aja untuk pulang, karena korban tidak mengalami bekas luka kekerasan dan korban pun tidak mau juga membuat laporan,” ujar salah satu petugas SPKT Polsek Sunggal.
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru