Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Pemprov Sumut Kolaborasi Fokuskan Lima Langkah Antisipasi Bencana di Musim Hujan

James Pardede - Kamis, 09 Oktober 2025 23:00 WIB
Pemprov Sumut Kolaborasi Fokuskan Lima Langkah Antisipasi Bencana di Musim Hujan
Matatelinga/Istimewa
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Togap Simangunsong, saat membuka Rapat Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Penghujan Sumut serta Tindak Lanjut Hasil Rapat Koordinasi Banjir Bandang Akibat Bencana Hidrometeorologi Basah di Kecamatan Bahorok, Kabupa

MATATELINGA, Medan : Menghadapi musim hujan yang diperkirakan berlangsung beberapa bulan ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengambil langkah antisipatif dengan menggandeng berbagai lembaga untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana. Pemprov Sumut menyiapkan lima langkah strategis, guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Togap Simangunsong, saat membuka Rapat Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Penghujan Sumut serta Tindak Lanjut Hasil Rapat Koordinasi Banjir Bandang Akibat Bencana Hidrometeorologi Basah di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Rapat digelar di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (9/10/2025).

Togap menjelaskan, lima langkah yang disepakati meliputi pembentukan tim terpadu (task force) yang melibatkan unsur pemerintah, lembaga teknis, aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat. "Tim ini akan menyusun rencana aksi nyata dalam pengendalian dan mitigasi banjir bandang," ujarnya.

Langkah kedua, lanjutnya, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait diminta memberikan masukan serta rekomendasi konkret untuk mendukung pembentukan tim, termasuk dalam hal pendanaan, sumber daya manusia, dan sinergi lintas program.

Baca Juga:
Ketiga, peningkatan edukasi kepada masyarakat di wilayah rawan bencana tentang pentingnya pelestarian hutan, pengelolaan sungai, dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman hidrometeorologi. "Langkah keempat adalah memperkuat kolaborasi dengan lembaga seperti BMKG, BPDAS, BWS, TNGL, dan BKSDA untuk melakukan pemantauan serta peringatan dini secara berkelanjutan," ujar Togap.

Sementara langkah kelima, katanya, adalah mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam pengawasan dan perawatan lingkungan agar tumbuh kesadaran bersama menjaga hutan dan sungai sebagai sumber kehidupan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa puncak musim hujan di Sumut diperkirakan terjadi pada Oktober hingga November 2025. Berdasarkan prakiraan BMKG, curah hujan bulanan berada pada kategori sedang hingga sangat tinggi.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Zakiyuddin Dampingi Menteri PKP Tinjau Rusunawa Seruwai
Sumut Dapat Tambahan 5.000 Rumah Subsidi Tahun Ini
PB-PASU Audensi dengan Rektor dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Dharmawangsa Medan
Angin Segar bagi Masyarakat Sumut, Kuota Program Tiga Juta Rumah Bertambah 5.000 Unit Berkat Perjuangan Bobby Nasution
Ketua PWI Sumut Ingatkan Wartawan Hati-hati Dalam Bertugas
Pemprov Sumut Targetkan Digitalisasi Pelayanan Publik Terwujud Tahun 2026
 
Komentar
 
Berita Terbaru