Jumat, 17 Juli 2026 WIB

Banjir Bandang di Sibolangit 3 Tewas, Jalan Menuju Karo Macet Total

Redaksi - Minggu, 24 November 2024 08:37 WIB
Banjir Bandang di Sibolangit  3 Tewas, Jalan Menuju Karo Macet Total
Matatelinga.com
Korban banjir bandang saat dievakuasi
MATATELINGA, Karo : Banjir Bandang dan tanah longsor melanda kawasan Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang. 3 orang warga dikabarkan meninggal dunia dan sejumlah rumah warga juga rusak. Sabtu 23/11/2024 malam sekitar 19.30 wib.


Informasi dihimpun, banjir dan longsor menerjang Dusun Cingkam Desa Martelu Kecamatan Sibolangit. Hujan deras menjadi penyebab longsor dan banjir bandang di daerah itu.



Data korban meninggal dunia yaitu Kartini br Sitepu,65 tahun warga Desa Martelu, Elsie Nadinda Rahel Simanjuntak, (3)warga Desa Salabulan, Serta br Ginting (81) warga Desa Salabulan.

Korban belum di temukan Budi Utama Simanjuntak,(30)warga Desa Salabulan, Gerge Barus,(40) warga lau cih Medan dan Perdamenta,(35)warga lau cih Medan.

[br]

Saat ini petugas Koramil Sibolangit bersama pihak terkait dari BPBD, Muspika dan Perangkat Desa terus melakukan evakuasi dan penanganan para korban. Selain 3 orang meninggal 1 orang warga juga dinyatakan hilang diduga terseret banjir bandang. Hingga malam hari hujan deras masih turun di wilayah itu.

Camat Sibolangit, Hesron Girsang saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa itu dan 3 orang dilaporkan meninggal dunia serta 1 orang hilang, kini masih dilakukan pencarian. Untuk nama korban masih didata petugas.

" Hari ini masih hujan hingga malam, untuk korban 3 orang dan 1 hilang, untuk korban baik yang meninggal dan luka dibawa ke Puskesmas Sibolangit," ungkapnya.

Untuk korban akibat banjir bandang yang datang dari hulu sungai Sibolangit kini masih dilakukan pendataan oleh pihak terkait. Tak hanya menelan korban jiwa tapi sejumlah rumah juga rusak disapu air bah.

[br]

Danramil Sibolangit Kapten Inf Aris sudah menurunkan personel dilapangan untuk membantu evakuasi korban luka serta meninggal dan pencarian korban hilang.

Jalan Karo Macet

Sementara itu, Jalur lintas dari Kota Medan menuju Kabupaten Karo Sabtu (23/11/2024) malam tertimbun longsor.

Longsor disebabkan hujan deras yang terjadi sejak sore di kawasan hutan lindung Kabupaten Karo.

Dari informasi yang dihimpun, longsor terjadi sejak sekira pukul 18.30 WIB.

Diketahui, hujan mengguyur wilayah Berastagi sejak siang hingga malam hari tadi dengan intensitas deras.



[br]


Tak hanya itu, hingga Minggu dinihari, kendaraan yang akan melintas di kedua lajur belum bisa berjalan dikarenakan longsor yang terjadi di kawasan Tamah Hutan Raya (Tahura) Berastagi sebanyak tiga titik.

Para pengendara terutama yang menggunakan mobil pribadi, angkutan umum, maupun truk, tampak sudah kelelahan akibat kemacetan ini.

Terlihat, sebagian besar pengendara sudah mematikan mesin kendaraannya untuk menghemat bahan bakar karena memang lalulintas lumpuh total.

Sebagian ada pengendara yang berjalan di sekitar kendaraannya, ada juga pengendara yang tampak menepi ke warung untuk menunggu proses evakuasi jalur dibuka.

Tak hanya itu, pengendara terancam tidur di jalan lantaran proses evakuasi material longsor.

Yudi pengemudi travel yang dihubungi mengatakan bahwa ia terjebak sejak pukul 20.00 WIB.

Di mana ia berencana untuk mengantar sewanya berkeliling kota Berastagi.

"Lagi bawa penumpang. Dari jam 20.00 WIB udh terpacak gak gerak. Terancam tidur di jalan. Kasihan juga penumpang saya terpaksa tinggal di mobil sementara hotel sudah dibooking," bebernya.

Sementara itu, petugas gabungan masih berupaya membuka jalan agar dapat dilakukan rekayasa lalulintas buka tutup.
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru