Rabu, 14 Oktober 2026 WIB

27 Warga Sibide Akan Diperiksa Bertahap

Pintor Maruli - Rabu, 01 Maret 2023 17:54 WIB
27 Warga Sibide Akan Diperiksa Bertahap
Matatelinga.com
Pelapor ke polres toba
MATATELINGA, Toba: Banyak warga Desa Sibide Kecamatan Silaen diperiksa penyidik Polres Toba Rabu, (1/3/2023).

Sebanyak 27 orang akan diperiksa secara bertahap dan hari ini dua orang diperiksa diantaranya Pintu Silalahi (84) Ballen Aruan (75).


Menurut keterangan pendamping warga Hotbin Gultom, laporan Vespasianus Panjaitan terkait penipuan tidak memenuhi unsur.

"Nurdinlah yang membuat kesepakatan kepada Vespasianus dan bukan masyarakat seluruhnya. Sementara masyarakat hanya mengikuti arahan dari ketua Nurdin saat itu. Warga tidak mengetahui isi perjanjian, termasuk masalah pembukaan jalan. Itupun tidak terlaksana sehingga tidak ada penipuan di sini. Dia sendiri pun tidak menjalankan kewajibannya. Kalau dia mau menebang kayu, diurus dulu izin terbangnya ke kehutanan" terang Hotbin Gultom.

Menurut Hotbin, masyarakat sekarang mengelolah itu sebagai mata pencaharian menyadap Pinus berdasarkan izin dari kehutanan bukan dari perusahaan.

"Karena ketua kelompok sudah meninggal dunia kita tidak tahu kelanjutannya apakah berlanjut atau sudah berakhir perjanjian. Nah kalau ini mau diteruskan tanya almarhum Nurdin dan kawan-kawan, sementara bendahara pun sudah meninggal" lanjut Hotbin Gultom.

Masyarakat tidak pernah menjual lahan namun menjual kayu dan saat ini pun kayu tidak bisa kita jual itu udah kawasan. Perjanjian penjualan lahan tidak pernah ada seperti yang dikabarkan seluas kurang lebih 200 hektar. Menurut mereka, ketua kelompok sepakat jual beli kayu.

Mereka menjual kayu tersebut karena lahan sudah dikelola turun temurun sejak dulu. Tanah mereka kuasai dan kelola secara turun-temurun, bertani bahkan mengolah penanaman penghijauan juga.

Namun warga harus berurusan dengan Polisi atas laporan Vespasianus Panjaitan. Vespasianus melaporkan mereka kasus penipuan yang terjadi pada tahun 2009 lalu . Namun mereka bertanya-tanya mengapa harus sekarang dilaporkan? MTC/Yin
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru