Selasa, 05 Mei 2026 WIB

Ketersediaan Reagen Belum Terpenuhi, Sumut Belum Mampu Tes PCR Standar WHO

- Sabtu, 01 Agustus 2020 10:15 WIB
Ketersediaan Reagen Belum Terpenuhi, Sumut Belum Mampu Tes PCR Standar WHO
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Medan: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyatakan pihaknya sulit memenuhi standar WHO agar melakukan 1.000 tes PCR dalam setiap sejuta penduduk per hari. Salah satu penyebabnya karena keterbatasan reagen/Kit Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).


"Reagen-nya yang nggak ada. Kalau ada, mau semua rakyat Sumatera Utara, ini saya PCR," ujar Edy di rumah dinasnya, Kamis (30/7/2020).

Reagen merupakan kit senyawa kimia yang vital dalam tes menggunakan metode RT-PCR. Gunanya untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit COVID-19.

Edy memaparkan, reagen yang tersedia untuk PCR di Sumut hanya cukup digunakan selama 6 hari. Sementara Pemprov Sumut tidak bisa langsung membelinya. “Kita punya sekarang ini tinggal 6 hari reagennya, mau beli tidak ada. Harus izin ke Menteri Kesehatan,” ujar Edy.


Untuk mengatasi masalah ini, Edy menyatakan terus berupaya melobi Menteri Kesehatan agar reagen yang dibutuhkan segera terpenuhi. "Barusan saja kita telepon Menteri Kesehatan," tegas Edy.

Saat ini, kasus konfirmasi Covid-19 di Sumut terus melonjak. Hingga Jumat (31/7) mencapai rekor tertinggi yakni 3.931 kasus.  (mtc)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru