Aceh

Soal Perdagangan Manusia di Lhokseumawe, Polisi Sudah Tetapkan Dua Tersangka

Administrator
mtc|net

MATATELINGA, Lhokseumawe; Terkait kasusPerdagangan Manusia di Lhokseumawe pihakSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe menetapkan dua orang tersangka dalam kasus perdagangan manusia berinisial JM dan MF.

Di mana sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan penyeludupan imigran etnis Rohingya Kota Lhokseumawe menangkap tiga orang yang diduga pelaku perdagangan manusia di kawasan Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee, Kandang, Kota Lhokseumawe.

Ketiganya masing-masing berinisial JM, MF dan SS. Namun SS dibebaskan karena tidak terbukti terlibat.

“Dua kita tetapkan sebagai tersangka, dan satu berinisial SS dibebaskan,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Prasetya, Selasa (17/11).

Lanjutnya, alasan SS dibebaskan karena tidak mengetahui maksud dari JM dan MF. Hasil interogasi SS hanya ikut-ikutan saja, apalagi dia berkeinginan untuk main-main ke Aceh.

“Jadi yang kita tetapkan tersangka itu satu perempuan dan satu laki-laki. Untuk selanjutnya, kita akan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, bagaiman proses lanjutan ke depan,” imbuh Yoga.

Sebelumnya Satgas penanganan imigran etnis Rohingya Kota Lhokseumawe membekuk tiga orang diduga pelaku perdagangan manusia di daerah tersebut.

Ketiga pelaku tersebut berinisial SS, jenis kelamin laki-laki, MF seorang perempuan yang bertugas sebagai penyambung lidah, JM laki-laki sebagai sopir.

Penulis
: wewend
Editor
: Amrizal
Sumber
: Analisa
Tag:Berita Acehberita terkiniblibliLhokseumaweperdagangan manusiaPolres LhokseumaweTraveloka

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.