Aceh

OTK Aniaya Empat Warga Gempong, Satu Meninggal Dunia

Administrator
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Banda Aceh: Satu orang menimggal dunia dan tiga lagi mengalami luka luka, warga Gampong (Desa) Lamjabat Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, akibat keberingasan orang tak dikenal (OTK), melakukan penganiayaan.






Dengan kejadian tersebut para korban langsung dibawa kerumah sakit yang terdekat, guna memberikan pertolongan pada warga yang terluka yang dilakukan oleh orang tak dikenal. Sedangkan pihak kepolisian langsung turun kelokasi melakukan penyelidikan dengn insiden tersebut.


Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha, di Banda Aceh, ditanya wartawan pada Jumat (5/3/2021) mengatakan, "Iya benar, itu penganiayaan berat yang menyebabkan orang meninggal dunia, ada empat korban, satu meninggal."


Ryan mengatakan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun sejauh ini belum diketahui persis bagaimana kronologis kejadian tersebut.


Para penyidik, kata Ryan, masih terus mendalami peristiwa yang menghilangkan nyawa manusia tersebut, beberapa orang saksi juga sudah dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


"Penyidik saat ini sedang memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui penyebab dari kejadian tersebut," ujarnya.


Mengenai status dari empat korban itu, apakah memiliki hubungan keluarga atau juga belum dapat dipastikan, penyidik masih terus mendalaminya.


"Itu juga masih kita dalami apakah kesemuanya itu ada hubungan keluarga atau tidak," kata Ryan.






Ryan menuturkan, untuk tiga orang korban yang mengalami luka tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga setempat, dan kabarnya sudah dipulangkan kembali. Persis kondisinya seperti apa sedang dilakukan pengecekan.


"Masih kita cek keadaannya, informasi yang saya terima sudah dibawa pulang dari rumah sakit, tetapi akan kita cek kembali," sebutnya.

Penulis
: Mtc
Editor
: Amrizal
Sumber
: Ant
Tag:Banda Acehmatatelinga.commatatelinga comOtk aniaya warga GempongPolisi selidikiberita terkinisatu tewas diniaya OTKTerkini

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.