Aceh

Lagi, Turki Sumbang 2.800 Hewan Kurban ke Aceh


ilustrasi
Kambing kurban.
MATATELINGA, Banda Aceh: Masyarakat Turki kembali menyumbangkan ribuan ekor hewan kurban ke Aceh. Setelah pada Idul Adha tahun lalu menyumbangkan 1.000 ekor, kali ini sebanyak 2.800 ekor hewan kurban setara kambing yang disumbangkan.


Hewan-hewan kurban tersebut dikirim melalui Türkiye Diyanet Vakfı dan Hayrat Yardım. Selanjutnya oleh lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), ke 2.800 hewan kurban tersebut akan dibagikan ke 16 kabupaten dan kota yang ada di Aceh.



Türkiye Diyanet Vakfı adalah yayasan yang didirikan oleh Direktorat Jenderal Agama Islam Turki. Sedangkan Hayrat Yardim salah satu lembaga kemanusiaan yang dipercaya oleh Kementerian Dalam Negeri Turki untuk melayani pengungsi Suriah di dalam Turki dan di dalam Suriah dan memiliki fokus terhadap Indonesia.


Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail menuturkan, pada 2019 pihaknya menyalurkan 1.000 lebih kurban dari Turki, dan tahun ini meningkat jadi 2.800 ekor setara kambing. 


“Inilah wujud persaudaraan muslim tanpa mengenal batas wilayah,” katanya, Minggu (26/7/2020).


Kurban tersebut akan disalurkan ke 16 kabupaten dan kota, yakni Subulussalam, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, dan Aceh Selatan.


Penyaluran hewan kurban melibatkan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) di setiap kabupaten dan kota. “Agar penerima manfaat tepat sasaran, sebelum hewan kurban didistribusikan, kita sudah melakukan asesment ke desa-desa yang layak menerima hewan kurban,” ujarnya.


Perwakilan ACT Turki"Eropa Mohammad Faisol Amrullah menuturkan, masyarakat Turki pada umumnya terus menjaga semangat persatuan dan persaudaraan umat Islam di seluruh dunia.



Di tengah kondisi dunia internasional pada umumnya dan umat Islam khususnya, di tengah krisis dan pandemi, bersatunya umat Islam untuk saling membantu sama lain dalam menghadapi kesulitan, musibah, dan ujian dari Allah akan menjadi solusi terbaik untuk keluar dan melewati rintangan tersebut.


“Semangat ini juga terus membara dalam sepanjang sejarah Turki dan Aceh. Bagaimana Aceh dan Turki Utsmaniyyah bersama-sama berjuang, saling membantu untuk menjaga kedaulatan Islam di tengah serangan penjajah dan memajukan dunia Islam. Makam pasukan Turki Usmani di Aceh yang dikirimkan oleh Sultan Salim II menjadi salah satu buktinya,” ujarnya.



Penulis
: Mtc
Editor
: Gus Ritonga
Sumber
: okz
Tag: ACT Aceh Blibli hewan kurban TravelokaTurki

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.