Opini

Mimpi Besar Warga Kampung Sejahtera

Faeza
Mtc/ist
MATATELINGA: Kampung Sejahtera yang didalamnya memiliki beragam suku, etnis dan budaya ini adalah salah satu pemukiman padat penduduk yang berada di Jalan H.Zainul Arifn, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.




Kampung yang berada ditengah kota Medan ini sebelumnya di cap sebagai Kampung Narkoba, hal itu menjadikan kampung tersebut terkesan negatif oleh dunia luar. Adanya peredaran narkoba yang kala itu marak berdampak buruk bagi masa depan anak bangsa yang hidup di kampung tersebut, saat itu juga rasa kebersamaan antara warga juga mulai tidak terlihat lagi, rasa ego dan rasa kekeluargaan pun hilang.


Padahal sebelumnya, warga yang tinggal di kampung sangat kompak dan rasa persaudaraan sangat kental, hal tersebut terlihat disaat adanya salah seorang warga yang meninggal dunia, seluruh warga berbondong-bondong bondong menyempatkan diri untuk takjiah dan mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir nya, bukan hanya itu saja, ada lagi pemandangan indah terlihat, disaat 1 Syawal atau saat hari raya idul Fitri, seusai melaksanakan sholat id, seluruh warga saling menyambangi rumah rumah warga, untuk saling bermaafan, dan disitu terlihat kental sekali rasa kekeluargaan, hal itu contoh kecil yang kutahu tentang kampung kubur.


Saat ini kampung kubur sudah kehilangan ruh rasa kebersamaan dan kekompakan itu, akibat masuknya barang haram ke kampung itu, aktivitas anak muda berbakat dalam dunia olahraga pun seketika hilang, tak terlihat lagi aktivitas yang positif dilakukan para kaula muda. Padahal, Kampung yang notabene nya adalah kampung yang memiliki segudang prestasi dan pelaku usaha ini pun berubah menjadi kampung yang negatif.


Aparat kepolisian dan pemerintah kota Medan juga sudah berulangkali melakukan pembersihan dan pembenahan di kampung itu, dan sangking optimistis nya pemerintah untuk melakukan pembenahan, sampai akhirnya kampung tersebut berubah nama menjadi kampung Sejahtera, namun tidak juga berhasil, hal itu akibat tidak adanya dukungan dari segenap masyarakat kampung kubur, meski tidak semua warga yang terkecimpung didunia hitam itu, dan banyak juga warga yang menginginkan perubahan terhadap kampung itu, sehingga cap jelek itu bisa hilang, dan tidak lagi disandang oleh warga, sehingga generasi bangsa yang tinggal di kampung itu bisa juga dipandang positif. Beranjak dari hal itu, segenap warga yang mengatasnamakan Pemuda Pemudi Kampung Sejahtera bertekad untuk membenahi kampung halamannya, untuk menjadikan kampung yang kreatif dan inovatif.



Dengan menyatukan visi dan misi, yang bertujuan untuk pembenahan kampung Sejahtera. Banyak program yang akan dilakukan oleh segenap warga kedepannya, misalnya membenahi kampung dari segi yang paling gampang, yakni pembersihan sampah dan mengedukasi warga akan nilai ekonomis dari sampah, yang bertujuan mendirikan Bank Sampah, program ini juga bertujuan untuk membangkitkan prekonomian warga kampung Sejahtera, secara tekhnis, sampah yang memiliki nilai ekonomis yang dikumpulkan oleh warga tersebut akan menjadi pundi pundi rezeki bagi warga tersebut, setelah terkumpul sampah itu, warga akan mendapatkan voucer belanja dari petugas kebersihan, sesuai dengan nilai sampah yang dikumpulkan.


Voucer belanja tersebut tidak bisa diuangkan, namun bisa dibelanjakan untuk keperluan rumah tangga, dan para warga bisa menukarkan di warung makan, kedai kelontong yang ada didalam kampung itu sendiri, sehingga perputaran uang tidak keluar dan hal ini dilakukan untuk membangkitkan prekonomian masyarakat di kampung itu sendiri.


Itu salahsatu program jangka panjang yang akan dilakukan oleh pemuda pemudi Kampung Sejahtera kedepannya. Dengan visi dan misi serta tujuan yang sama ini, semoga saja semua bisa dijalankan, sehingga generasi kedepan dapat hidup lebih baik dari sebelumnya. Dan masih banyak lagi program yang lain, namun semuanya harus dilakukan secara bersama, dan tekad yang sama untuk perubahan kampung Sejahtera.


Hari ini, warga sudah memulai nya dengan gerakan gotong royong yang dijadikan agenda rutin setiap Minggu nya, semoga rutinitas ini dapat berbuah manis bagi warga.



Penulis :


Aminullah Rasyid


Tokoh Masyarakat Kampung Sejahtera

Penulis
: aminullah rasyid
Editor
: Faeza
Tag:Kampung sejahterakampung kubur

Berita Terkait

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.