Opini

Tak Ada 'Kecap' Nomor Dua

James Pardede
Internet
MATATELINGA : Dalam promosinya, sebuah produk tidak pernah memberikan informasi tentang apa kelemahan mereka, yang selalu ditonjolkan adalah kelebihan dan keunggulannya. Kita ambil contoh kecap, dalam tulisan ini tidak menyebut salah satu merk produk. Hanya sebagai ilustrasi tentang bagaimana sebuah produk dipromosikan. Mereka akan selalu menyampaikan bahwa kecap mereka nomor satu dan bukan kualitas nomor dua.

Jika kita kaitkan dengan suasana pemilihan kepala daerah seperti sekarang, untuk pemilihan kepala daerah Sumut 1 ada dua pasangan calon yang berkompetisi merebut simpati masyarakat agar memilih mereka pada Pilkada 27 Juni 2018 mendatang.

Perkara merebut simpati masyarakat bukan hal mudah, karena ada beberapa pasangan calon yang sudah membuktikan cara-cara mereka masing-masing dalam merebut simpati masyarakat agar memilih mereka. 

Sermua pasangan calon, hari-hari belakangan ini menjelang Pilkada Serentak mengubah pola pikir, pola hidup dan pola makan mereka demi untuk merebut simpati masyarakat agar mendukung mereka. Mereka rela makan di warung pinggir jalan, padahal sebelumnya mereka sangat menabukan makan di tempat tersebut. Ada juga yang sesunguhnya tak pernah menginjakkan kaki ke pasar tradisional yang kumuh itu, karena mereka terbiasa dengan mall dan pusat perbelanjaan modern. 

James P. Pardede


Segala sesuatu dilakukan demi untuk merebut simpati masyarakat. Terkadang muncul pertanyaan, apakah calon yang maju benar-benar akan memenuhi janjinya ketika mereka benar-benar terpilih? Apakah mereka juga benar-benar memegang prinsip SIAP MENANG dan SIAP KALAH?

Pesan kepada calon gubernur dan wakil gubernur Sumut yang maju dalam Pilkada Serentak 2018 agar tidak mengumbar janji. Sumatera Utara itu tidak hanya Medan, Deli Serdang dan Langkat. Masih ada kabupaten/kota lainnya yang merindukan pemimpin yang benar-benar menjadi pemimpin bagi rakyatnya, pemimpin bagi masyarakatnya. Memang, berdasarkan pendapat para pengamat politik kalau bisa menguasai suara dari tiga kabupaten/kota ini berarti kemenangan bisa diraih.

Jangan terlalu berbesar hati, ketika nantinya sudah duduk pun jadi Gubernur daerah-daerah yang masih tertinggal di Sumut sangat mengharapkan kepedulian dari pemimpinnya. Jangan berjanji atau mempromosikan diri paling hebat, mempunyai program pro rakyat atau seperti kata 'marketing' produk kecap yang selalu menonjolkan bahwa mereka adalah kecap nomor satu dan bukan kecap nomor dua.

Sekarang saatnya menunjukkan kualitas dan kinerja yang benar. Jangan cuma hanya salam, sapa dan berjanji. Masyarakat saat ini sudah cerdas dan mereka butuh kerja nyata.

Penulis
: Mtc/James
Editor
: James P Pardede
Tag:DJOSSERAMASPilgubsu2018Sihar

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.