Nasional

Update : Rumah Rusak di Pandeglang Jadi 738 Unit Akibat Gempa M 6,7 Guncang Banten

rizky
Hand over
Warga melihat dan tinjau Kerusakan akibat gempa M6,7 di Pandeglang, Banten, Sabtu (15/01/2022)
MATATELINGA. Pandeglang - Akibat gempa magnitudo 6,7 yang terjadi Jum'at (14/01/2022), pukul 16.05 Wib. Rumah rusak di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, bertambah menjadi 738 unit dari sebelumnya 263 unit.



Berdasarkan pengalaman bencana tsunami yang terjadi beberapa tahun lalu di Kabupaten Pandeglang, ujar dia, dipastikan korban bencana gempa magnitudo 6,6 akan menempati hunian sementara (huntara) sebelum mereka mendapatkan hunian tetap (huntap).


Selain itu, katanya, mereka mendapatkan jaminan kehidupan dengan menerima kebutuhan bahan pokok, lauk pauk, dan lainya.


Baca Juga:Pemprov Sumut Gandeng BWS Revitalisasi Tiga Pesanggrahan Bung Karno

"Kami akan memberikan pelayanan terbaik kepada korban bencana agar mereka hidup layak. Kita yakin mereka bisa terpenuhi kebutuhan dasarnya karena berdasarkan pengalaman, " kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Pandeglang,Girgi Jantoro di Pandeglang.


"Kemungkinan data bangunan rumah rusak itu terus bertambah," kata Girgi Jantoro, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (15/01/2022).



Bangunan rumah yang rusak tersebar di 27 kecamatan dan 113 desa, namun yang terparah di Kecamatan Sumur, Cibaliung, Panimbang, Cimanggu, dan Cikeusik.


Dari 738 bangunan rumah yang rusak terdiri atas rusak berat 164 unit, 413 unit rusak ringan, dan 170 unit rusak sedang, kata dia.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaPandeglangRumah Rusak di Pandeglang Jadi 738 Unit Akibat GempaTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.