Nasional

Sejak Juni 2022 KPK Ternyata Sudah Cegah Bupati Mamberamo Tengah ke Luar Negeri

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Guna mempercepat proses penyelidikan, sejak Juni 2022 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah mencegah Bupati Mamberamo Tengah, Provinsi Papua, RHP untuk bepergian ke luar negeri.



Sekadar informasi, KPK saat ini sedang menyidik kasus baru. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek di Pemkab Mamberano Tengah, Provinsi Papua. KPK telah mengantongi bukti permulaan yang cukup terkait dugaan suap dan gratifikasi di Pemkab Mamberamo Tengah.


KPK juga sudah mengantongi sejumlah nama tersangka dalam penyidikan kasus ini. Salah satunya, Bupati Mamberamo Tengah, berinisial RHP. Hanya saja, KPK belum mengumumkan secara resmi nama-nama tersangka terkait dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek di Mamberamo Tengah Papua tersebut.


Baca Juga:Rumah Kepala BKD Pemko Tebingtinggi Dilempar Bom Molotov

KPK akan mengumumkan secara resmi konstruksi perkara serta pihak-pihak yang telah ditetapkan tersangka setelah adanya proses penangkapan dan penahanan. KPK berjanji akan transparan dalam proses penyidikan perkara ini.


RHP juga telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan KPK. Sebab, ia kabur saat hendak dijemput paksa KPK setelah dua kali mangkir dipanggil sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, RHP kabur ke Papua Nugini melalui jalur tidak resmi.



RHP dicegah pergi ke luar negeri atas kasus dugaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah.


Selain RHP, KPK juga mencegah tiga pihak swasta yang diduga berkaitan dengan kasus ini untuk bepergian ke luar negeri.


Ketiga pihak swasta itu yakni, Komisaris Utama PT Abadi Perkasa, SP, Direktur Utama PT Bina Karya Raya, JPP, serta Direktur Utama PT Solata Sukses Membangun, MT.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:korupsiMatatelingaSejak Juni 2022 KPK Ternyata Sudah Cegah Bupati Mamberamo Tengah ke Luar NegeriTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.