Nasional

Ribuan Hewan Ternak Telah Dinyatakan Positif Terpapar Penyakit Mulut Dan Kuku

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Bandung " Menyebar dengan pesat dan sangat berbahaya, ribuan hewan ternak di Jabar telah dinyatakan positif terpapar penyakit tersebut. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menyebar di antara hewan ternak di Provinsi Jawa Barat.



Mengacu pada data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar hingga 26 Mei 2022, sedikitnya 2.816 hewan ternak berkuku belah (sapi potong, sapi perah, domba, dan kambing) sudah terjangkit PMK.


Divisi PKP Pertanian dan Ketahanan Pangan Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jabar, Rochadi Tawaf menjelaskan, kematian hewan ternak akibat PMK memang terbilang rendah. Namun, kata dia, kondisi tersebut berpengaruh terhadap produktivitas sapi, terutama sapi perah. Apalagi, Jabar merupakan salah satu produsen susu sapi.


"Kalau pun sembuh, produksi susunya berkurang jadi 25 persen," katanya.


Baca Juga:Perpustakaan Keliling Pemko Medan Tingkatkan Literasi Warga Binaan Rutan Perempuan Medan

Menurutnya, langkah cepat untuk memotong rantai penularan, yakni dengan stepping out atau potong paksa. Adapun penanganan jangka panjang dibutuhkan waktu sedikitnya satu tahun, namun hal itu membutuhkan biaya yang cukup besar. Seperti dikutip dari Okezone, Minggu (29/05/2022).


"Jadi, harus ada dana tanggap darurat untuk mengganti sapi yang dipotong paksa. Laporan dari daerah, karena tidak ada penggantian, maka mobilisasi ternak susah dijaga. Meski ada cek poin, tapi ada jalan tikus, sehingga pencegahan penularan sulit dilakukan.


“Kami harap pemerintah menyiapkan dana tanggap darurat untuk ganti stepping out, mumpung jumlah sapi yang tertular masih sedikit," katanya.



Sementara itu, Kepala DKPP Jabar, Moh Arifin Soedjayana mengatakan, secara populasi, jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK di Jabar sebenarnya tidak signifikan. Namun, kata dia, dari jumlah kabupaten/kota yang mengalami wabah PMK terus bertambah.


"Ditemukan pertama kali di Garut pada 7 Mei lalu, kemudian merembet ke Tasikmalaya dan Banjar. Kini (wabah PMK) meluas di 20 kabupaten/kota yang terdiri dari 97 kecamatan dari 627 kecamatan atau 15,47 persen dengan total 125 desa kelurahan atau 2,09 persen dari 5.957 desa kelurahan di Jabar," papar Arifin dalam keterangannya, Sabtu (28/05/2022).


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaPMKPenyakit Mulut Dan KukuRibuan Hewan Ternak Telah Dinyatakan Positif Terpapar Penyakit Mulut Dan KukuTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.