Nasional

PLN Bawa 847 UMKM Difabel Naik Kelas

atar
Matatelinga.com/ist
PLN melakukan pendampingan ekonomi dan sosial bagi masyarakat, tidak terkecuali kelompok difabel.

MATATELINGA, Jakarta - PT PLN sebagai BUMN melakukan pendampingan tidak hanya dari sisi pemberdayaan ekonomi dan bantuan modal, tetapi juga memberikan pelatihan dan peningkatan skill agar difabel mampu berdaya secara ekonomi.

Manager Komunikasi PLN UIW Sumut, Yasmin Lukman dalam siaran pers di Medan, Selasa (5/7/2022) mengatakan sejak 2019, PLN melakukan pendampingan ekonomi dan sosial bagi masyarakat, tidak terkecuali kelompok difabel. Hingga Mei 2022, total sudah ada 847 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) besutan kelompok difabel binaan PLN yang sudah naik kelas. Sebanyak 847 UMKM ini tersebar di 49 lokasi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan PLN ingin hadir di tengah masyarakat, tak hanya sebatas menghadirkan akses listrik. Namun, dari akses listrik ini harapannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk kelompok difabel.

"Kami di PLN sepakat bahwa multiplier effect dari listrik bisa dirasakan oleh semua pihak. No one left behind yang kami usung. Sehingga kami juga melakukan pendampingan dan juga bantuan permodalan bagi kelompok difabel," ujar Darmawan.

Sejak 2019, UMKM yang dibina PLN dapat menyerap tenaga kerja lebih dari 1.800 orang. Bantuan kepada disabilitas adalah salah satu perwujudan pelaksanaan ISO 26000 core subject bidang Hak Asasi Manusia dalam implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang dilaksanakan oleh PLN.

Penulis
: Agie Bukit
Editor
: atar

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.