Nasional

Goncang-Gancing Dana Infrastruktur Papua, Mahfud MD Kembali Meradang

rizky
Hand over
Menko Polhukam Mahfud MD
MATATELINGA, Jakarta : Bahwa pembangunan infrastruktur di Papua bukan dari pemerintah pusat melalui dana otonomi khusus (otsus). Hal tersebut langsug diungkapkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Pembangunan tersebut merupakan proyek yang diadakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).



"Itu (pembangunan infrastruktur) adalah proyek PUPR, pemerintah pusat. Saya sudah cek," katanya saat kuliah umum di Unima, Malang, seperti dikutip dari Okezone, Minggu (25/09/2022).


Untuk diketahui, Dana otonomi khusus yang dialokasi pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur, kata Mahfud, sejauh ini diduga banyak dikorupsi oleh oknum - oknum tak bertanggung jawab. Hal ini membuat pemerataan pembangunan masih sulit diwujudkan di Papua.


Baca Juga:Kasatlantas Polres Pelabuhan Belawan Bagi Helm di kampung Tertib Berlalulintas

"Saya sudah cek. Yang dari dana otsus itu, ya banyak yang dikorupsi seperti ini. Tentu tidak semuanya, tapi banyak yang dikorupsi, bayangkan Rp1.000,7 triliun, kalau dilihat perbandingan berapa transaksi besar atau jatah per kepala dari pemerintah untuk pembangunan Papua," katanya.


Menurut Mahfud, dana untuk Papua mendapat Rp14,7 juta per penduduk. Papua Barat Rp10,2 juta per kepala, Kalimantan Timur, hanya Rp 4,9 juta per kepala, Aceh Rp 6,9 juta, NTT Rp 4,2 juta. Oleh karena itu, dia meminta penegak hukum menindak pelaku korupsi di Bumi Cendrawasih agar kehidupan warga Papua dapat lebih baik.



"Jadi, Papua itu negara menurunkan banyak sekali, tapi rakyatnya tetap seperti itu. Oleh karena itu, kita ambil korupsinya. Jangan main-main ini penegakan hukum, kalau negara ini ingin baik, hukum harus ditegakkan seperti itu," pungkasnya.


Mahfud mengatakan dana otsus tersebut justru banyak dikorupsi oleh pejabat pemerintah Provinsi Papua. Mahfud menyampaikan, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana otsus sebesar Rp 1.000,7 triliun sejak 2001.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaTerkinidana otonomi khususinfrastrukturinfrastruktur di Papuaotonomi khususOtsus

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.