Nasional

Erman Tale Daulay dan Amazon Dalimunte Cemaskan Limbah Pers, Akankah Melimpah?

Administrator
Matatelinga/James P Pardede
Bincang-Bincang Tipis-Tipis Erman Tale Daulay dengan salah seorang wartawan senior Amazon Dalimunte dalam channel Youtube Tale Trias Info.

MATATELINGA, Medan : Dalam Bincang-Bincang Tipis-Tipis Erman Tale Daulay dengan salah seorang wartawan senior Amazon Dalimunte dalam channel Youtube Tale Trias Info terungkap bahwa di masa lalu banyak wartawan yang muncul tiba-tiba tanpa memiliki kompetensi atau kemampuan jurnalistik sama sekali.

"Kita dulu pernah memberdayakan beberapa kru yang sama sekali tidak mengerti dengan jurnalistik. Yang penting bisa ambil gambar, kemudian kita edit sedemikian rupa, kita siapkan presenternya, jadilah itu sebuah berita infotainment," demikian disampaikan Amazon Dalimunte.


Memang, lanjutnya pada masa itu banyak berita infotainment yang beritanya lebih mengarah kepada katanya, atau menurut si A atau si B. Tapi, kita pada saat itu tetap pada kaidah jurnalistik dengan fakta yang jelas.

Seiring dengan perjalanan waktu, karena banyaknya berita-berita infotainment yang simpang siur dan membuat pembaca/penonton jadi 'kebal' dan cenderung tak percaya lagi, akhirnya saat ini banyak tayangan infotainment yang tutup.

"Pertanyaannya saat ini adalah, kemana semua awak dan kru infotainment tersebut? Inilah yang dinamakan limbah pers dan saat ini tersebar dan beralih profesi," kata Erman Daulay.

Amazon Dalimunte menyebut kalau memang dari awalnya seseorang itu memiliki kemampuan dan dasar jurnalistik, bisa jadi akan beralih ke media lain termasuk media digital. Ada juga yang memanfaatkan Youtube, sayangnya ada beberapa oknum yang memproduksi karya dengan comot sana sini seakan-akan karya dia sendiri.


"Tantangan media saat ini adalah bersaing dengan kecepatan media sosial. Itu sebabnya, media digital saat ini menggandeng media sosial dalam menghasilkan kontennya," kata Amazon.

Lebih lanjut Amazon Dalimunte menyampaikan bahwa persaingan media saat ini yang sangat ketat, terutama dengan netizen yang sudah mahir membuat berita di medsos dan Youtube, membuat media digital kelimpungan.

Itu sebabnya, tambah Amazon media digital saat ini harus kreatif dalam membuat konten berita yang diminati pembacanya. Dibutuhkan SDM yang benar-benar memiliki kreatifitas dalam menghasilkan konten yang diminati pembaca.



Mau tau lebih detail dengan perbincangan Erman Daulay dengan Amazon Dalimunte terkait limbah pers yang dikhawatirkan akan melimpah di masa yang akan datang karena sudah kalah bersaing dengan medsos.

Penulis
: Mtc/jam
Editor
: James P Pardede
Tag:Amazon DalimunteErman DaulayTale Trias Info

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.