Internasional

Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Afrika, WHO Minta Dunia Waspada Akan Penularannya

rizky
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Washington - Sejumlah negara langsung menangguhkan perjalanan dari Afrika Selatan (Afsel), tempat mutasi baru itu ditemukan. Hal itu atas penemuan varian virus corona baru yang diberi nama Omicron telah memicu alarm global pada Jum'at (26/11/2021).



Varian ini memiliki protein lonjakan yang secara dramatis berbeda dengan yang ada pada virus Corona asli yang menjadi dasar vaksin, menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris. Ini meningkatkan kekhawatiran tentang bagaimana vaksin saat ini akan berkembang.


"Seperti yang dijelaskan para ilmuwan, varian paling signifikan yang mereka temui hingga saat ini," kata Menteri Transportasi Inggris, Grant Shapps kepada wartawan.


Baca Juga:304 Pesilat Ikuti Turnamen Pencak Silat Piala Kapolda Jatim

Kekhawatiran itu memukul pasar keuangan, terutama saham maskapai penerbangan dan lainnya di sektor perjalanan, dan minyak, yang anjlok sekitar USD10 per barel. Amerika Serikat (AS) langsung membatasi perjalanan dari Afsel. Sementara Kanada mengatakan akan menutup perbatasannya dengan negara-negara tersebut, menyusul larangan penerbangan yang diumumkan oleh Inggris, Uni Eropa, dan negara-negara lainnya.


Larangan penerbangan dari Afsel sempat menyebabkan ratusan penumpang dua penerbangan KLM dari Cape Town dan Johannesburg terdampar di landasan selama berjam-jam di Bandara Schipol, Amsterdam, sebelum akhirnya mereka dipindahkan untuk pengujian. Beberapa negara lain termasuk India, Jepang, Israel, Turki, Swiss, dan Uni Emirat Arab juga memperketat pembatasan perjalanan.



Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, varian B11529 bernama Omicron harus mendapat perhatian lebih. Meski demikian, masih butuh waktu berminggu-minggu bagi para ilmuwan untuk sepenuhnya memahami mutasi varian ini. WHO berusaha untuk menentukan apakah Omicron lebih menular daripada varian lain dan apakah vaksin efektif untuk melawannya.


"Sangat penting bahwa tidak ada tanggapan spontan di sini," kata Direktur Kedaruratan WHO, Mike Ryan. Ia memuji lembaga kesehatan masyarakat Afsel karena mengambil varian baru dari virus Corona yang menyebabkan COVID-19.


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:MatatelingaTerkiniVarian Baru Covid-19 Ditemukan di AfrikaWHO Minta Dunia Waspada Akan PenularannyaWashington

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.