Internasional

Sebanyak 204 Jamaah Haji Indonesia Akan Ikuti Layanan Safari Wukuf

rizky
Hand over
Makkah
MATATELINGA. Makkah - Menjelang puncak ibadah Haji 1443 H, setelah melakukan screening kesehatan lebih dari 1.000 jamaah berisiko tinggi. Sebanyak 204 jamaah haji Indonesia akan mengikuti layanan safari wukuf. Namun hal ini merupakan data sementara.



Sebelumnya, pemerintah akan memberikan layanan bimbingan ibadah dan pendampingan bagi jamaah haji sakit yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) baik yang di Madinah, Makkah, dan Jeddah. Pendampingan antara lain terkait cara bersuci dan tayamun, cara melaksanakan sholat, serta membimbing doa-doa dan zikirnya.


"Termasuk mendampingi guna memberikan rasa nyaman dan tenang kepada jamaah sakit. Di samping itu juga memberikan pemahaman bahwa pada waktunya wukuf, jamaah akan disafariwukufkan," ujar Juru Bicara (Jubir) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin.


Fauzin mengatakan, pemerintah setiap saat hadir serta bertanggung jawab mensafariwukufkan seluruh jamaah sakit yang dapat dibawa ke Arafah. "Pemerintah bertanggung jawab memberikan pendampingan kepada seluruh jamaah yang sakit dan mensafariwukufkan," sambungnya.


Baca Juga:Persiapkan Pengamanan Matang Kedatangan Delegasi Negara Anggota W-20, Polresta Deli Serdang Gelar Rapat Kordinasi

KKHI daerah kerja Makkah sudah menyiapkan 10 bus untuk safari wukuf jamaah haji yang sakit. "Kami menyediakan kurang lebih 10 bus. Empat bus untuk jamaah sakit yang posisinya dibaringkan dan enam bus disiapkan untuk jamaah safari wukuf dalam kondisi duduk," kata Kepala Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dr Andi Ardjuna Sakti.


Untuk bus yang duduk, jumlah kursi yang diisi kurang lebih 50 persen, dengan estimasi satu bus dapat membawa 25 jamaah. Sehingga total sekitar 125 jamaah haji bisa disafariwukufkan dengan bus.


Sedangkan untuk jamaah yang berbaring disiapkan empat bus dengan kapasitas masing-masing bus kurang lebih diisi enam sampai delapan jamaah.



Pada setiap bus, KKHI Mekkah akan menugaskan tim yang terdiri dari dokter, perawat dan tenaga pendukung kesehatan (TPK).


Kemudian setiap bus akan diisi pembimbing ibadah. Jadi jamaah yang akan disafariwukufkan tidak akan terlepas dari pelayanan kesehatan dan ibadah yang merupakan kolaborasi antara Kemenag dan Kemenkes, katanya.


"Dari 1.000 jamaah yang risti kita lakukan medical check up, ada 204 orang yang harus disafariwukufkan," ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana di KKHI Makkah, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (02/07/2022).


Penulis
: Mtc
Editor
: Rizky
Tag:Haji 1443 HmakkahMatatelingaSebanyak 204 Jamaah Haji Indonesia Akan Ikuti Layanan Safari WukufTerkini

Situs ini menggunakan cookies. Untuk meningkatkan pengalaman Anda saat mengunjungi situs ini mohon Anda setujui penggunaan cookies pada situs ini.